Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
DKI Kiblat Penanganan Pandemi
Epidemiolog: Jakarta Membaik, Nasional Ikut Membaik
Selasa, 28 September 2021 14:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Epidemiolog Universitas Griffith Dicky Budiman mengatakan, kiblat penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia terletak di DKI Jakarta.
Apabila kondisi pandemi di Ibu Kota membaik, maka secara keseluruhan secara nasional juga ikut membaik.
Baca juga : Epidemiolog: Jakarta Kunci Pengendalian Pandemi Nasional
"Banyak wilayah aglomerasi di Jawa memang cenderung membaik. Karena logika programnya masuk, terutama Jabodetabek. 3 T konsisten, Jakarta khususnya. Bicara kontributor kasus testing, ya Jakarta. Kalau Jakarta membaik, ya nasional ikut membaik. Jakarta memburuk maka nasional ikut memburuk," kata Dicky, Selasa (28/9).
Dia mengakui, dari awal pandemi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sangat serius memerangi virus asal Wuhan itu. Ditambah lagi peran Pemerintah Pusat yang mendukung penanganan Corona di daerah paling sentral di Tanah Air itu.
Baca juga : Lestari Minta Pemerintah Jangan Abaikan Saran Epidemiolog
"Karena jumlah tes dari awal pandemi paling banyak itu Jakarta atau Jabodetabek. Vaksinasinya udah lebih 70 persen. 5M jauh lebih patuh dibanding wilayah lain. Jadi memang cocok Jakarta jadi contoh beberapa wilayah dan provinsi," ungkapnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya