Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Epidemiolog: Jakarta Kunci Pengendalian Pandemi Nasional
Selasa, 28 September 2021 14:41 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Epidemiolog Universitas Griffith Australia Dicky Budiman mengatakan kiblat penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia terletak di DKI Jakarta. Apabila kondisi pandemi di Ibu Kota membaik, maka secara keseluruhan secara nasional juga ikut membaik.
"Banyak wilayah aglomerasi di Jawa memang cenderung membaik. Karena logika programnya masuk, terutama Jabodetabek. Testing, tracing dan treatment (3T) konsisten, Jakarta khususnya. Bicara kontributor kasus testing, ya Jakarta. Kalau Jakarta membaik, ya nasional ikut membaik. Jakarta memburuk maka nasional ikut memburuk," kata Dicky kepada RM.id, Selasa (28/9).
Baca juga : Rupiah Lemas Dihantam Kenaikan Yield Obligasi AS
Dia mengaku, dari awal pandemi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sangat serius memerangi virus asal Wuhan itu. Ditambah lagi peran Pemerintah Pusat yang mendukung penanganan Corona di daerah paling sentral di Tanah Air itu.
"Karena jumlah tes dari awal pandemi paling banyak itu Jakarta atau Jabodetabek. Vaksinasinya sudah lebih 70 persen. Protokol kesehatan jauh lebih patuh dibanding wilayah lain. Jadi memang cocok Jakarta jadi contoh beberapa wilayah dan provinsi," ungkapnya.
Baca juga : Sentil Cendekiawan, Sri Sultan: Kurang Peduli Ekonomi Pancasila
Kendati demikian, masih banyak daerah yang belum patuh terhadap anjuran pemerintah dalam menihilkan angka penularan. Misal sulitnya menjalankan program 3T.
"Antigen dan PCR kita rendah, bahkan lebih rendah dari Singapura. Jadi testing dan tracing kita nggak agresif. Sehingga wajar jadi kasusnya nggak banyak," jelas Dicky. [SAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya