Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Hari Santri Nasional 2021
Ketua KPK Pengen Santri Jadi Pasukan Perang Badar Lawan Korupsi
Jumat, 22 Oktober 2021 16:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri berharap, santri di Tanah Air bisa menjadi pasukan dalam "perang badar" melawan korupsi.
"Saya tekankan, negeri ini membutuhkan anak-anak bangsa yang memiliki jiwa, raga, semangat fisabilillah dan ruh seorang santri dalam perang badar melawan korupsi dan perilaku koruptif di negeri ini," tegas Firli dalam keterangan tertulis, Jumat (22/10).
Baca juga : Polresta Malang Kota Bagikan Ratusan Paket Sembako Ke 10 Ponpes
Firli yakin santri di Indonesia bakal menjadi pasukan terbaik untuk berperang melawan korupsi. Sikap yang terbentuk dari pelajaran yang dianut para santri diyakini menjadi senjata terkuat untuk memberantas korupsi di Indonesia.
"Sosok sederhana, santun, berintegritas, menjunjung tinggi nilai-nilai ketuhanan, moral, etika dan kejujuran yang kental pada diri seorang santri, sangat diharapkan ada dalam setiap elemen dan eksponen bangsa ini," tutur eks Kabaharkam Polri itu.
Baca juga : Pergerakan Mahasiswa Nasional Gelar Kemah Kebangsaan Dan Tebar Sembako
Dia juga berharap, santri di Indonesia bisa menyebarkan paham antikorupsi kepada masyarakat. Diyakini, penyebaran sikap antikorupsi yang dilakukan santri bakal diterima dengan baik oleh masyarakat.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya