Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Survey Udara Banjir Bandang Kota Batu
BNPB: Banyak Titik Longsor Di Sepanjang Tebing Alur Lembah Sungai Di Wilayah Hulu
Minggu, 7 November 2021 11:57 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Banjir bandang yang menerjang Kota Batu, Jawa Timur, pada Kamis (4/11), ternyata tidak hanya dipicu oleh faktor cuaca semata.
Hasil survey udara yang dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Wali Kota Batu dan jajaran Forkompimda pada Sabtu (6/11), mengungkap data visual yang menunjukkan adanya titik-titik longsor di sepanjang tebing alur lembah sungai di wilayah hulu.
Dari pengamatan visual heli yang terbang rendah, ditemukan adanya 6 alur lembah sungai yang setiap sisinya sangat terjal, dan tidak dilindungi oleh vegetasi yang rapat dan memiliki akar yang kuat.
Baca juga : Banjir Bandang Di Kota Batu, PLN Pulihkan Pasokan Listrik Ke 26.236 Pelanggan
Ketika hujan turun dengan intensitas tinggi, kondisi tersebut memicu terjadinya longsoran-longsoran yang kemudian terkumpul, dan membentuk bendungan alam yang menutup alur air.
Longsoran ini tidak hanya menutup alur alir dengan material tanah longsoran, tetapi juga pohon-pohon yang tumbang terbawa material longsor. Analisis sementara menduga, bendungan alami itu jebol dan tidak kuat menahan debit air setelah hujan, dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah hulu pada Kamis (4/11) pukul 14.00 WIB.
Dalam survey lain di bagian hilir, didapatkan pula data visual yang menunjukkan bahwa di sepanjang bantaran sungai terdapat perkebunan semusim yang melebar hingga di tebing sungai.
Baca juga : Banjir Bandang Di Kota Batu Renggut 2 Korban Jiwa, 6 Orang Masih Dicari
Dari pengamatan melalui udara tersebut, tampak jelas bahwa perkebunan itu mengalami kerusakan seperti meleleh, karena tergerus air hujan dengan intensitas tinggi. Jenis vegetasi yang ditanam tidak memiliki akar yang kuat, untuk mengikat tanah dan menyerap air.
Ketika ada debit air yang cukup besar dari wilayah hulu, maka lelehan atau longsoran di wilayah tengah dan hilir akan menambah kontribusi sedimen. Sehingga, ketika sampai di permukiman warga ketebalan lumpur menjadi sangat besar.
Rekomendasi BNPB
Baca juga : Banjir Bandang Kota Batu, 15 Orang Hanyut Terseret Aliran Sungai
Melihat data hasil survey udara dan analisis sementara banjir bandang di Kota Batu, BNPB memberikan beberapa rekomendasi.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya