Dark/Light Mode

Pilih Pasrah, Ini Respons 5 Dirut BUMN Ketika Diusir DPR

Rabu, 16 Februari 2022 22:04 WIB
Ilustrasi. Rapat Kerja Komisi VII DPR (Foto Dok RM.ID)
Ilustrasi. Rapat Kerja Komisi VII DPR (Foto Dok RM.ID)

 Sebelumnya 
Salah satu Anggota Komisi VI DPR, Azam Azman Natawijna mengaku, dirinya belum pernah melakukan pemalakan selama dirinya menjabat. Karena itu, dirinya geram mendengar ucapan Ismed. Menurut Azam, agenda rapat belum bisa dilanjutkan jika masalah ini belum jelas.

Anggota Dewan lainnya, Chairuman Harahap dan Rachel Maryam Sayidina, juga meminta dilakukan rapat khusus sebelum lanjut membahas agenda sawit dan karet.

Baca juga : Piala Asia Wanita 2022, Ini 23 Pemain Skuad Garuda Pertiwi

Ismed kemudian menyampaikan permintaan maafnya bila ada anggota DPR yang merasa dipojokkan dengan kabar itu.

Ia menegaskan, klarifikasi mengenai permintaan jatah telah disampaikannya di depan Badan Kehormatan. Tak puas dengan jawaban Ismed, anggota komisi memutuskan mengusir Ismed sebelum masuk ke pembahasan sawit dan karet.

Baca juga : Telkomsel Pasang 5G, Internet Di Sirkuit Mandalika Makin Ngebut

Diusir, Ismed hanya pasrah. Setelah berpamitan dengan para anggota DPR, ia kemudian melangkah ke luar ruangan.

"(Mengusir) itu hak DPR. Diusir, ya saya pulang. Saya masih banyak pekerjaan," katanya. Ia pun mengaku sudah ada firasat akan diusir.

Baca juga : Fasilitasi 57 Pelaku Usaha, Asperda Inisiasi Bentuk Koperasi

4.Kisah Diding S. Anwar

Komisi XI DPR pernah mengusir Direktur Utama PT Jasa Raharja (Persero) Diding S. Anwar dari ruang rapat karena dianggap tak membawa data lengkap untuk keperluan rapat pada 2012.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.