Dark/Light Mode

Kepemimpinan Puan Diacungi Jempol Peserta Sidang IPU

Rabu, 23 Maret 2022 17:58 WIB
Ketua DPR Puan Maharani. (Foto: ist)
Ketua DPR Puan Maharani. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua DPR, Puan Maharani menjadi sosok yang paling disorot pada Sidang Inter-Parliamentary Union (IPU) ke-144 di Bali International Convention Centre (BICC) The Westin, Nusa Dua, Bali. Hampir keseluruhan sidang inti dihadiri perempuan pertama yang menjabat bos parleman Indonesia itu. 

Puan getol mengupas berbagai permasalah yang sedang dialami dunia saat ini. Mulai dari pandemi Covid-19, peperangan antar-negara, sosial, hingga peran perempuan di posisi pelayan masyarakat. 

Nah, kampanye Puan ini membuat delegasi parlemen internasional terperangah. Contohnya Senator Eswatini, Mkhululi Dlami. Dia menganggap, penampilan Puan di sidang IPU luar biasa.

Baca juga : Pemindahan Ibu Kota Jadi Hot Topic Di Sidang IPU Ke-144

“Seorang perempuan bisa menjadi pemimpin assembly mewakili negara besar dan indah seperti Indonesia. Ini indikasi yang baik bahwa ada perubahan di dunia perempuan,” kata Dlami, Rabu, (23/3). 

Dlami menilai pidato Puan Maharani sangat menggugah dan menyatukan. Bagai pemimpin yang sesungguhnya. "Pidatonya adalah the speech of a leader,” ujarnya. 

Anggota Parlemen Islandia David Gunnlaugsson menilai, cucu Proklamator RI Soekarno itu sangat mengesankan dalam menyampaikan pidatonya di forum pertemuan parlemen Internasional itu. “Bagus bahwa Indonesia memiliki wakil rakyat yang mampu berhubungan baik dengan kelompok dunia yang sangat beragam, seperti yang tengah berlangsung saat ini,” ujar David.

Baca juga : Ditemani Puan, Jokowi Buka Sidang Ke-144 IPU Di Bali

Senada disampaikan Anggota Parlemen Bangladesh, Khaniz Fatina Ahmed. Dia berujar Puan adalah seorang tokoh parlemen perempuan yang sangat menarik. Karenanya, semua parlemen perempuan yang hadir di IPU dapat bersatu dan bisa bangkit bersama.

Sekretaris Jenderal IPU, Martin Chungong juga mengagumi pidato Puan. Dia mengaku sangat suka bahwa Puan menitikberatkan poin kerakyatan. Selain itu, Martin juga sependapat dengan Puan yang mengutamakan dialog, sebagai upaya penanggulangan konflik.

“Kami telah mempersiapkan isu kesetaraan gender sebagai pembahasan. Kami ingin menunjukkan bahwa Puan Maharani adalah wajah kesetaraan gender," kata Martin.

Baca juga : AVIMAC Suplemen, Pulihkan Dan Jaga Sistem Imun

Martin menyebutkan Puan merupakan satu dari 22 persen ketua parlemen perempuan di dunia. "Kami ingin merayakan Puan sebagai panutan,” tegas dia. [UMM]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.