Dewan Pers

Dark/Light Mode

Ketemu Dubes Rusia, Gus Muhaimin Dorong Perdamaian Di Ukraina

Jumat, 25 Maret 2022 09:41 WIB
Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) bersama Duta Besar Rusia untuk Indonesia Lyudmila Georgievna Vorobieva di Ruang Delegasi, Nusantara III, Senayan, Jakarta. (Foto: Istimewa)
Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) bersama Duta Besar Rusia untuk Indonesia Lyudmila Georgievna Vorobieva di Ruang Delegasi, Nusantara III, Senayan, Jakarta. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) hari ini menerima kunjungan Duta Besar Rusia untuk Indonesia Lyudmila Georgievna Vorobieva di Ruang Delegasi, Nusantara III, Senayan, Jakarta, Kamis (25/3).

Dubes Lyudmila didampingi para staf Kedubes Rusia di RI, Gus Muhaimin didampingi Anggota DPR Fraksi PKB Daniel Johan serta Wasekjen PKB Dita Indah Sari.

Dalam keterangannya seusai pertemuan, Gus Muhaimin berterimakasih kepada Dubes Lyudmila yang sudah berkunjung ke rumah rakyat di Senayan, dalam kesempatan itu Gus Muhaimin juga menyampaikan sejumlah pandangan.

Berita Terkait : Puan: Lestarikan Bumi Untuk Generasi Penerus!

"Tentu kita berharap segera tercipta suasana damai di Ukraina yang kita sangat khawatir Ukraina ini bisa menjadi pemicu perang global," ujar Gus Muhaimin, Kamis (24/3).

"Supaya tidak jadi pemicu kita berharap banyak pada Rusia untuk mempercepat keadaan ini sehingga jadi lebih damai," sambung Gus Muhaimin.

Ditegaskan Gus Muhaimin, suasana di Ukraina mengingatkan kita untuk membangun tata dunia baru yang lebih damai, tidak ada ketegangan militer antar negara.

Berita Terkait : Ratna Juwita Pertanyakan Progres Pengembangan Vaksin Merah Putih

"Tidak ada ketegangan antara barat dan timur yang penting kita ingin rusia menjadi motor utama lokomotif perdamaian tata dunia baru yang manusiawi, adil, demokratis, kemanusiaan dan damai," papar Gus Muhaimin yang juga Ketua Umum DPP PKB ini.

Di pertemuan tersebut, Gus Muhaimin berharap tata dunia baru itu yang betul-betul fair adil, tidak terjadi perang di timur tengah maupun perang di Asia Selatan, harus tetap damai dan adil.

"Serima kasih Ibu Duta besar yang memberikan kita banyak pandangan sehingga kita semakin objektif dalam menilai perang yang paling penting perang harus bisa cepat dihentikan," tutur Gus Muhaimin.

Berita Terkait : Gus Muhaimin Ingatkan Pemerintah Jaga Stok BBM

Lalu bagaimana sikap Indonesia seharusnya, Gus Muhaimin menekankan, yang paling pokok adalah Indonesia ingin ketegangan Rusia-Ukraina segera selesai. "Segera mengakhiri perang dan Rusia mengatasi keadaan dengan cepat," pungkas Gus Muhaimin. [FAQ]