Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Menkes Perlu Bantu RS Daerah Terpencil Ngurus Proses Reakreditasi
Selasa, 25 Juni 2019 20:47 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Akhir Juni ini, beberapa rumah sakit (RS) akan putus kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Penyebabnya, karena hingga kini, RS-RS tersebut belum mengurus proses reakreditasi.
Melihat kondisi ini, Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) turun tangan. Agar RS-RS tadi bisa kembali bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dan melayani masyarakat dengan baik.
“Kemenkes dan BPJS Kesehatan perlu membantu RS yang ada di daerah terpencil untuk mengurus proses reakreditasi. Dengan begitu, sehingga masyarakat, terutama masyarakat yang tinggal di daerah terpencil, dapat tetap mendapatkan pelayanan BPJS Kesehatan,” tutur politisi yang akrab disapa Bamsoet ini, di Jakarta, Selasa (25/6).
Baca juga : Cegah Perang Dagang, Mendag Dorong Reformasi WTO
Bamsoet juga mendorong Kemenkes bersama BPJS Kesehatan untuk melakukan konfirmasi kembali ke RS-RS yang belum mengurus proses reakreditasi tadi. Kemudian, bersikap tegas atau memutus kerja sama terhadap RS yang tidak berkomitmen untuk melakukan proses reakreditasi.
Untuk BPJS Kesehatan, Bamsoet berharap dapat mempermudah proses akreditasi terhadap RS-RS yang masa akreditasinya akan berakhir. Selanjutnya, mendorong RS-RS yang sudah terakreditasi agar dapat bekerja sama secara baik dengan BPJS Kesehatan.
Baca juga : Museum Gelar Pameran Sejarah Islam Di Australia
“BPJS Kesehatan juga perlu menyosialisasikan RS yang bekerja sama dan yang tidak lagi bekerja sama dengan kepada masyarakat. Mengingat saat ini terdapat 129 RS yang masa akreditasinya berakhir di Juni 2019 serta 26 RS yang masa akreditasinya berakhir di Juli 2019 dan delapan di antaranya akan diputus kerja sama dengan BPJS Kesehatan,” tandasnya. [USU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya