Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR, Fadli Zon menyatakan komitmennya untuk mendukung kemerdekaan Palestina.
Hal itu disampaikan Fadli saat menerima kunjungan Sekretaris Jenderal Global Coalition for Jerusalem and Palestine, Moneer Saeed di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Rabu (13/4).
Baca juga : Kemendagri Perkuat Pencegahan Korupsi
Dalam kesempatan tersebut, Fadli menyampaikan bahwa semua elemen di Indonesia telah konsisten mendukung kemerdekaan Palestina.
“Palestina sangat mengharapkan dukungan dari Indonesia terkait dengan situasi terakhir agresi yang dilakukan oleh Israel di Palestina. BKSAP DPR, Pemerintah dan rakyat Indonesia selama ini sudah sangat konsisten mendukung perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina,” ungkap Fadli kepada Parlementaria, setelah pertemuan.
Baca juga : Dirjen Kebudayaan Dukung Ekspresi Seni Insan Berlatenta Khusus
Dijelaskannya, salah satu sikap nyata Indonesia dalam mendukung dan menyuarakan perjuangan kemerdekaan Palestina adalah dengan tegas menutup hubungan diplomatik dengan Israel.
“Kami juga mempunyai sikap yang konsisten tidak membuka hubungan diplomatik atau normalisasi dengan Israel selama melakukan Agresi dan sebelum adanya kemerdekaan untuk Palestina. Jadi kita tidak mengakui itu dan saya kira ini adalah suatu sikap yang memang mereka sangat harapkan,” imbuh Fadli. [MFA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya