Dewan Pers

Dark/Light Mode

Bongkar Penambangan Emas Liar Oknum Polisi

Kapolda Kaltara Banjir Pujian

Minggu, 8 Mei 2022 01:00 WIB
Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara) Irjen Daniel Adityajaya. (Foto: Ist)
Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara) Irjen Daniel Adityajaya. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Polda Kalimantan Utara (Kaltara) belakangan ini getol melakukan penindakan hukum. Pada 26 April, Direktorat Kriminal Khusus Polda Kaltara berhasil menggagalkan penyelewengan 156 ton BBM bersubsidi di sungai Sebuku, Kabupaten Nunukan.

Selanjutnya, 30 April 2022, Tim Gabungan Ditreskrimsus Polda Kaltara, Polres Bulungan dan Polres Tarangan, berhasil mengungkap praktek ilegal mining atau penambangan ilegal di Kecamatan Sekatak. Mereka mengamankan 5 orang, 3 eskavator, bahan sianida dan karbon perendaman emas.

Dan yang menghebohkan, Polda Kaltara mengungkap kasus tambang emas liar yang diduga melibatkan seorang anggota polisi berinisial HSB.

HSB ditangkap pada Rabu (4/5). Dia diduga merupakan pemilik tambang emas ilegal di Sekatak. Setelah dilakukan pemeriksaan selama 24 jam, Kamis (5/5), dia langsung dijebloskan ke tahanan untuk 20 hari ke depan.

Berita Terkait : Bambang Pacul Apresiasi Kapolda Kaltara

Masyarakat dan netizen pun memberikan apresiasi dan dukungan terhadap Polda Kaltara. Perubahan kinerja Polda Kaltara, dinilai netizen, tidak lepas dari faktor kepemimpinan Kapolda Kaltara Irjen Daniel Adityajaya.

"Masyarakat Kaltara telah melihat dan memberikan apresiasi kerja nyata dan esensi keberadaan polri yang PRESISI di tengah masyarakat," cuit @AlsNugrahaa di Twitter.

"Bravo Polda Kaltara," sambut @ferisaragi1.

Sementara @Buchekborneo meminta Irjen Daniel untuk terus mengawal pengusutan kasus tersebut. "Kawal terus," ingatnya.

Berita Terkait : Bamsoet Dukung Pengembangan Black Lava Adventure Gunung Batur Bali

"Wah....perlu di usut tuntas tuh, siapa nama besar di belakang dia!!!" tegas @nuriisback12.

Tak hanya dari masyarakat, pujian juga datang dari Senayan. Salah satunya, dari Ketua Komisi III DPR Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul. Dia menilai, terbongkarnya kasus tersebut tak terlepas dari aksi tangan dingin Kapolda Kaltara Irjen Daniel Adityajaya.

"Jenderal Polri bintang dua ini telah membuktikan janjinya, khususnya terkait peningkatan pengawasan setiap anggota. Terbukti dia tak pandang bulu, oknum polisi yang dianggap melakukan pelanggaran langsung dijerat," ujar Bambang kepada wartawan, di Jakarta, Sabtu (7/5).

Terbongkarnya kasus tambang yang melibatkan oknum polisi ini berawal dari informasi tentang beroperasinya tambang liar yang berlokasi di Desa Sekatak Buji, Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan.

Berita Terkait : Garmin Luncurkan Jam Tangan Instinct 2 Solar One Piece, Edisi Terbatas Asia

Mengetahui informasi tersebut, Irjen Daniel Adityajaya segera membentuk tim khusus gabungan Direktorat Reskrimsus, Polres Bulungan, dan Polres Tarakan untuk melaksanakan penyelidikan dan penyidikan.

Penangkapan Briptu HSB yang diduga bos tambang ilegal tersebut sontak membuat warga Kaltara tercengang. Sebab, selama ini dia dinilai kebal hukum.

"Kalau sudah seperti ini kita semua memahami bagaimana ketegasan dan kecepatan penanganan sebuah kasus yang terjadi di wilayah hukum Kalimantan Utara. Ini salah satu keberhasilan kepolisian dalam memulihkan kepercayaan masyarakat," ungkap Bambang.
 Selanjutnya