Dark/Light Mode

Capai Target Pendidikan Nasional

Lestari Ingatkan Pentingnya Peningkatan Kualitas Tenaga Pengajar

Senin, 13 Juni 2022 23:40 WIB
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat. (Foto: Istimewa)
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Upaya membangun sektor pendidikan nasional harus menyeluruh agar mampu mencetak sumber daya manusia (SDM) yang berdaya saing. Keterlibatan semua pihak yang berkompeten dalam pengembangan SDM di tanah air diharapkan mampu mengakselerasi pencapain target pembangunan sektor pendidikan nasional.

"Penyempurnaan sistem pendidikan nasional harus sejalan dengan upaya peningkatan kualitas sejumlah sektor lainnya, seperti antara lain peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, serta perbaikan tata kelola dan kualitas tenaga pengajar," kata Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Senin (13/6).

Hasil Asesmen Nasional (AN) tahun 2021 yang baru dirilis pemerintah pada  April tahun ini cukup mengejutkan. Asesmen Nasional merupakan program penilaian terhadap mutu setiap sekolah pada semua jenjang pendidikan.

Baca juga : Asrorun Niam Tegaskan Pentingnya Pengetahuan Berumah Tangga Bagi Pemuda

Kualitas pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar peserta didik. Antara lain terkait pemahaman seputar literasi, numerasi dan karakter. Pada asesmen kompetensi minimum (AKM) dalam hal literasi ditemukan fakta, satu dari dua peserta didik belum mencapai kompetensi minimum.

Selain itu dalam numerasi, dua dari tiga peserta didik juga belum mencapai kompetensi minimun. Selain AKM, hasil survei terkait karakter peserta didik menunjukkan kemandirian dan pemahaman terhadap kebhinnekaan sangat rendah.

Menurut Lestari, problem yang dihadapi sektor pendidikan nasional saat ini sangat kompleks, baik dari sisi belum memadainya sistem pendidikan, maupun terkait kapasitas sumber daya manusia (SDM)-nya seperti tenaga pengajar dan infrastruktur pendukung pendidikan.

Baca juga : Pemerintah Dukung Pengembangan Komoditas Unggulan Daerah

Beragamnya kemampuan setiap daerah dalam mengelola sektor pendidikan, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, juga menambah kompleksitas pengelolaan pendidikan di tanah air.

Peliknya masalah di sektor pendidikan nasional, tegas Rerie, membutuhkan penanganan yang serius dari para pemangku kepentingan sehingga bisa mengurai berbagai persoalan yang ada, untuk kemudian segera dihadirkan solusinya.

Revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) lewat pengajuan Rancangan Undang-Undang Sisdiknas, menurut Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, harus mampu menjawab persoalan yang dihadapi sektor pendidikan nasional.

Baca juga : Mahfud Ingatkan Pentingnya Kerja Sama Umat & Moderasi Beragama

Peningkatan kualitas dan pemerataan ketersediaan guru di tanah air, tegas Rerie, yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu, juga harus menjadi perhatian dan segera direalisasikan.

Dengan target Indonesia Emas 2045 memiliki SDM yang berdaya saing, ujar Rerie, sudah selayaknya percepatan pembenahan sektor pendidikan nasional menjadi yang utama, selain upaya meningkatkan gizi dan kesehatan masyarakat.

Keterlibatan masyarakat dan sektor swasta dalam pembangunan sektor pendidikan yang mampu mencetak SDM berdaya saing dan berkarakter, menurut Rerie, bisa menjadi salah satu langkah yang diambil dalam upaya mengakselerasi pencapaian target-target penting sektor pendidikan nasional. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.