Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kalau Semua Partai Masuk Pemerintahan
DPR Dikhawatirkan Cuma Jadi Tukang Stempel
Senin, 7 Oktober 2024 08:20 WIB
Sebelumnya
Menurutnya, pemerintahan tanpa oposisi merupakan kondisi yang tidak sehat dari perspektif demokrasi. Ia menjelaskan bahwa jika kebijakan pemerintah baik dan tidak merugikan rakyat, tentu tidak menjadi masalah. Namun, jika kebijakan tersebut merugikan, muncul pertanyaan penting, siapa yang akan melakukan pengawasan secara konstruktif jika fungsi kontrol DPR tidak berjalan?
Tanpa adanya oposisi, DPR berpotensi hanya menjadi ‘tukang stempel’ kebijakan pemerintah. “Ini dapat mengancam checks and balances yang vital dalam demokrasi,” kata Siti Zuhro.
Di tempat terpisah, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengabarkan perkembangan terbaru mengenai rencana pertemuan Prabowo dengan Megawati. Kata dia, keputusan soal pertemuan Mega dengan Prabowo merupakan kewenangan strategis Mega.
Namun demikian, Hasto memastikan Mega dan PDIP memiliki semangat persahabatan dengan tujuan membangun bangsa bersama pihak Prabowo. “Persoalan pangan, deflasi, penurunan daya beli kelas menengah perlu diperhatikan dan kami harapkan jadi concern (kekhawatiran) kabinet Pak Prabowo,” kata Hasto, dalam keterangan tertulis, Minggu (6/10/2024).
Baca juga : Soal Kabinet, Semua Bertanya Ke Dasco
Hasto mengatakan, pertemuan antara Mega dan Prabowo merupakan hal yang baik. Hasto menyebut kerja sama di antara keduanya sudah terjalin sejak lama, terutama Megawati pernah menjadi calon presiden berpasangan dengan Prabowo pada tahun 2009.
“Sehingga untuk kepentingan bangsa dan negara, semua harus bekerja sama,” kata dia.
Di sisi lain, Hasto meyakini demokrasi tetap memerlukan penyeimbang dan PDIP pun memerlukan kritik. Akan tetapi, kata dia, PDIP akan mengedepankan kepentingan bangsa.
Juru Bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, pertemuan antara Prabowo dan Mega dalam konteks membangun mutual understanding di tengah dinamika global yang tidak menentu. Artinya pentingnya menjaga kekompakan dan kerukunan seluruh elemen bangsa dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.
Baca juga : Debat Cagub DKI Rasa Persaudaraan
Dahnil menambahkan, tantangan geopolitik dan geostrategis global saat ini membutuhkan kesiapan dalam negeri yang solid. Menurutnya, ancaman dari luar semakin nyata. Hal ini menuntut semua pihak di Indonesia untuk bersatu.
“Tantangan ke depan tidak mudah. Oleh karena itu, Pak Prabowo terus mendorong kesadaran bahwa kekompakan dan kerukunan di dalam negeri sangat penting. Ini yang menjadi fokus utama beliau,” lanjutnya.
Terkait posisi politik PDIP, Dahnil menyatakan bahwa perbedaan pilihan politik tidak harus diartikan sebagai halangan dalam menjaga keutuhan bangsa. “Kami menghormati jika PDIP memilih berada di luar atau bersama dalam pemerintahan. Tanpa mengurangi proses check and balances di parlemen maupun di luar parlemen,” jelas Dahnil.
Dahnil juga menegaskan, kelompok masyarakat sipil tetap memiliki peran penting sebagai pengawas dan pengontrol jalannya pemerintahan.
Baca juga : Investor Inggris Bakal Bangun Botanical Garden
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Senin, 7 Oktober 2024 dengan judul Kalau Semua Partai Masuk Pemerintahan, DPR Dikhawatirkan Cuma Jadi Tukang Stempel
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya