Dark/Light Mode

Halau Kejahatan Digital

Ayo, Bentuk Matra Siber

Kamis, 14 November 2024 07:15 WIB
Anggota Komisi I DPR Abraham Sridjaja. (Foto: Instagram/abrahamsrijaya)
Anggota Komisi I DPR Abraham Sridjaja. (Foto: Instagram/abrahamsrijaya)

RM.id  Rakyat Merdeka - Senayan mendorong Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) segera menyusun langkah strategis menuju pembentukan Angkatan Siber. Mengingat serangan-serangan siber terhadap data nasional kita makin sering terjadi.

Anggota Komisi I DPR Abraham Sridjaja mengatakan, mantan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengatakan akan membuat angkatan keempat siber.

“Ini sesuatu hal yang harus didukung bersama karena Indonesia rentan sekali serangan siber dari luar negeri,” kata dia dalam rapat kerja Komisi I bersama Gubernur Lemhan­nas TB Ace Hasan Syadzily di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/11/2024).

Abraham mengungkapkan, salah satu instansi kementerian/lembaga di Indonesia mengalami serangan siber. Ironisnya, web­site resmi instansi tersebut kena hack dan diganti dengan website judi online.

“Pagi ini (kemarin), saya nggak mau menyebutkan instan­sinya. Tapi diubah (websitenya) jadi website judi online dan itu diserang hacker dari Filipina,” ungkapnya.

Baca juga : Pemukiman Tanah Tinggi Akan Dibikin Lebih Keren

Politisi muda Golkar ini meni­lai, Indonesia menjadi salah satu negara yang paling rawan kena serangan siber. Dalam setahun ini saja, sudah mengalami ratu­san kali serangan siber. Bahkan platform Indodax, platform jual beli Bitcoin, mengalami serangan siber yang diduga dari Pyongyang. Ironisnya, negara tidak bisa berbuat apa-apa dalam menghalau serangan siber bertubi-tubi ini.

“Hal-hal seperti ini (serangan siber) masih terus terjadi. Data Inafis (Indonesia Automatic Fingerprint Identification Sys­tem) terus bocor. Kadang-kadang saya mau rapat dengan BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara) bingung apa yang mau dirapatkan. Data kita bocor semua,” ujarnya.

Makanya unuk menghalau serangan di dunia digital ini, Abraham mengimbau negara memiliki ketahanan siber. Untuk itu, dia mendorong Lemhan­nas mempersiapkan langkah-langkah strategis pembentukan Angkatan Siber ini. Terutama terkait dengan penguatan sum­ber daya manusia dan teknologi untuk memastikan ketahanan siber nasional.

Dia memastikan, Fraksi Gol­kar mendukung permintaan penambahan anggaran Lemhan­nas tahun 2025 sebesar Rp 99 miliar dari pagu definitif sebesar Rp 187 miliar. “Penambahan anggaran itu harus didukung Komisi,” tambahnya.

Anggota Komisi I DPR Gavriel Putra Novanto menilai, Lemhannas memainkan peran strategis dalam membangun ketahanan nasional dan mem­persiapkan calon pemimpin yang memiliki pemahaman mendalam tentang geopolitik, ideologi, ekonomi dan budaya bangsa.

Baca juga : Tanpa Hilgers, Benteng Tim Garuda Harus Waspada

Lemhanas perlu meningkat­kan fasilitas penunjang pen­didikan, riset strategis, dan kapasitas SDM untuk mencetak kepemimpinan nasional yang unggul dan berdaya saing.

“Saya memahami keterba­tasan postur yang ada saat ini membuat Lemhanas menjadi sulit berinovasi. Tapi saya tahu di tangan Pak Gubernur, saya yakin bisa berinovasi dalam periode ini,” yakin Gavriel.

Dia bilang, kehidupan dunia modern saat ini tengah mengalami pergeseran paradigma pembangunan. Dari yang sebe­lumnya bertumpu pada sumber daya alam, kini beralih kepada sumber daya manusia dan pem­bangunan ekonomi berbasis pengetahuan.

“Studi ke negara-negara dengan standar strategis yang lebih tinggi seperti Eropa dan Amerika akan berpotensi me­nambah wawasan SDM dan meningkatkan kapasitas analisis terhadap isu-isu global,” katanya.

Gubernur Lemhannas TB Ace Hasan Syadzily menegaskan, angkatan keempat yang disebut sebagai angkatan siber sejatinya kajian dari Lemhannas.

Baca juga : Tennis ATP Finals 2024, Sinner Pulangkan Fritz

Usulan pembentukan angka­tan siber untuk mengatasi ber­bagai persoalan yang dihadapi negara terkait kejahatan Siber.

“Saya tegaskan bahwa Matra Siber ini justru Lemhannas yang pertama kali merekomendasi­kan,” bilangnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.