Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Anggaran Kemlu Dipangkas Rp 2 Triliun
Kinerja Diplomat Jangan Terganggu
Jumat, 14 Februari 2025 07:10 WIB
Sebelumnya
“Artinya, akan banyak pengangguran. Belum kementerian-kementerian lain. Orang butuh makan, orang butuh pekerjaan. Kalau tidak ada (pekerjaan) di dalam negeri, orang akan berduyun-duyun mencari pekerjaan ke luar negeri,” sebutnya.
Untuk itu, dia menyarankan agar efisiensi anggaran ini benar-benar dilakukan dengan cermat.
Dia lalu menyoroti anggaran mutasi ke dan dari perwakilan Indonesia di luar negeri untuk 700 orang sebesar Rp 221 miliar, sementara untuk anggaran perlindungan WNI hanya Rp 220 miliar.
“Menurut kami, tolong ini geser saja. Mutasinya tahun ini jangan 700 orang, 300 sajalah kalau boleh nawar. Bisa mengirit sekitar Rp 100 miliar untuk ditambahkan kepada perlindungan WNI di luar negeri,” sebutnya.
Baca juga : Mind ID Sukses Buktikan Hilirisasi Berjalan Baik
Sementara, Sekjen Kemlu Cecep Herawan menuturkan, besaran efisiensi anggaran Kemenlu Rp 2,9 triliun. Namun surat edaran baru dari Kemenkeu menginformasikan bahwa besaran efisiensi Kemenlu menjadi Rp 2,03 triliun, yang terdiri dari efisiensi belanja barang Rp 1,5 triliun dan efisiensi belanja modal sebesar Rp 586,7 miliar.
“Kemenlu mempunyai komitmen penuh untuk melakukan efisiensi anggaran sebagaimana instruksi Presiden termaksud. Dalam kaitan ini, Kemlu telah melakukan identifikasi rencana efisiensi anggaran sesuai dengan besaran yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Dia menuturkan, anggaran Kemlu tahun 2025 telah ditetapkan sebesar Rp 9,9 triliun. Adapun 74,69 persen dari anggaran tersebut merupakan alokasi bagi belanja yang bersifat kebutuhan dasar dan mandatory sebesar Rp 7,4 triliun.
Ini dialokasikan untuk belanja pegawai, mutasi home staff, belanja sewa gedung kantor perwakilan dan wisma duta besar serta konsulat jenderal, sewa rumah para home staff, dan lainnya.
Baca juga : Airlangga Ajak Pengusaha Investasi Di Sektor Digital
Sementara anggaran belanja yang bersifat pelaksanaan tugas dan fungsi esensial Kemlu sebesar Rp 2,5 trilun, yang dialokasikan untuk pelaksanaan program, pemeliharaan gedung, kendaraan dan jaringan, serta belanja modal.
“Kami melakukan beberapa penyesuaian mengingat kekhususan Kemlu, sehingga tidak dapat memenuhi secara penuh efisiensi pada item-item belanja tertentu,” ujarnya.
Sebagai ilustrasi, sambungnya, pada item belanja sewa, efisiensi akan berdampak terhadap pembayaran 99 kantor gedung dan wisma, perwakilan RI di luar negeri. Serta, pembayaran fasilitas sewa rumah bagi para home staff yang berjumlah 1.133 orang yang saat ini bertugas di luar negeri.
“Efisiensi pada item belanja perjalanan dinas berdampak langsung terhadap rotasi mutasi para duta besar, konsul jenderal dan home staff lainnya yang harus dilaksanakan pada tahun 2025,” pungkasnya. KAL
Baca juga : 9 Taman Diawasi CCTV Dan Petugas Keamanan
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 8, edisi Jumat, 14 Februari 2025 dengan judul "Anggaran Kemlu Dipangkas Rp 2 Triliun, Kinerja Diplomat Jangan Terganggu"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya