Dark/Light Mode

Tiga Polisi Tewas Di Tangan Oknum TNI

DPR: Jangan Ada Lagi Bentrok Antar Aparat

Kamis, 20 Maret 2025 07:10 WIB
Komisi III DPR Habiburrokhman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/3/2025). Foto: fraksigerindra
Komisi III DPR Habiburrokhman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/3/2025). Foto: fraksigerindra

RM.id  Rakyat Merdeka - Komisi III DPR menyatakan duka cita mendalam atas gugurnya tiga anggota Polri Way Kanan, Lampung, di tangan oknum anggota TNI saat akan menggerebek perjudian sabung ayam di lokasi tugasnya.

Tiga anggota Polri yang gugur adalah Kapolsek Negara Batin Iptu Lusiyanto dan dua anggotanya, yakni Bripka Petrus Apriyanto serta Bripda Ghalib Surya Ganta.

“Kita doakan almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah Subhanahu Wa Taala. Amin ya Rabbal Alamin,” kata Ketua Komisi III DPR Habiburrokhman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/3/2025).

Baca juga : Bank Mandiri & BRI Pede Likuiditas Tak Terganggu

Bagi Habiburrokhman, tewasnya tiga personel kepolisian tersebut memberikan gambaran betapa beratnya tugas polisi dalam menegakkan hukum. Terutama di daerah-daerah yang rawan seperti Way Kanan ini.

Politisi Gerindra ini mengaku sudah cukup mengenal Way Kanan karena pernah melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ketika masih menjadi mahasiswa.

“Saya kebetulan pernah KKN di tempat itu dan memang terkait kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat), sabung ayam dan lain sebagainya, itu mohon maaf, memang sangat rawan terjadi dan menjadi keresahan masyarakat,” sebutnya.

Baca juga : SPBU Di Bogor Disegel Kemendag & Kepolisian

Habiburrokhman menuturkan, Way Kanan memang cukup dikenal sebagai daerah cukup rawan.

“Tapi teman-teman ini, almarhum memilih bersikap aktif, menggerebek, tapi mungkin dengan kondisi yang sulit. Memang di sana banyak senpi (senjata api) juga, akhirnya menjadi korban,” tambahnya.

Anggota Komisi III DPR Rudianto Lallo juga menyatakan duka cita mendalam atas tewasnya tiga anggota Polsek Way Kanan, Lampung, akibat luka tembak saat menjalankan tugasnya.

Baca juga : DKI Hadang Banjir Pake Karung Pasir

Bagi Rudi, peristiwa ini sangat memilukan sekaligus memalukan karena ketiga personel polisi tersebut ditembak oleh oknum TNI yang juga aparat.

Menurutnya, peristiwa ini juga menunjukkan bahwa masih cukup kentalnya bentrok dua institusi di lapangan. Ketika satu alat negara mengurus keamanan dan ketertiban dalam rangka menegakkan hukum, tetapi yang satunya justru menjadi beking kejahatan. Ironisnya, kedua aparat ini sama-sama punya senjata.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.