Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pemerintah Lagi Bangun Perekonomian
DPR Minta Ormas Memberi Manfaat, Bukan Menyusahkan
Sabtu, 10 Mei 2025 07:20 WIB
Sebelumnya
Selain itu, Komisi III DPR, sambung dia, mendorong kepada APH agar setiap pelanggaran hukum dapat ditindak dengan cepat. Sehingga jangan lagi ada asumsi di masyarakat, penindakan hukum dilakukan setelah kasus tersebut viral.
“Kami di Komisi III DPR ini berupaya jangan ada lagi anggapan ‘No Viral No Justice’. Jangan sampai viral dulu baru ditanggapi. Bagaimana caranya sebelum viral, dapat segera direspons dan tugas kami mengawasi dan mengingatkan di daerah kami masing-masing,” ucap politisi Partai Gerindra ini.
Baca juga : Mulkan Daftar Ke PDIP, Ramadian Melalui Golkar
Terakhir, Andi Amar menegaskan, partainya bersama Presiden Prabowo Subianto berpegang teguh kepada hukum dan selalu berpihak kepada masyarakat kecil. Presiden Praboowo tentulah akan selalu berdiri tegak bersama rakyat kecil. “Tidak perlu beliau dijual namanya. Kalau dia tidak berpihak sama masyarakat kecil, berarti dia tidak berhak. Karena Bapak Presiden selalu berpihak kepada masyarakat kecil,” tambahnya.
Sementara itu, Perwakilan Advokat Hukum Anti Premanisme, AP Hutauruk menilai, aksi premanisme saat ini sudah menjadi momok yang sangat menakutkan bagi seluruh kalangan masyarakat. Sebab aksi premanisme ini tidak hanya merusak tatanan kehidupan masyarakat yang aman dan damai, tetapi juga telah mendistorsi semangat penegakan hukum. Juga mengganggu upaya Pemerintah menggairahkan semangat investor dalam rangka membangun perekonomian Indonesia.
Baca juga : Keterangan Penyidik KPK Langsung Dibantah Hasto
“Harus kita akui perekonomian kita sekarang sedang morat-marit. Pengangguran sudah semakin membengkak. Dan kita tidak boleh seolah-olah tidak tahu,” tegasnya. KAL
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 6, edisi Sabtu, 10 Mei 2025 dengan judul "Pemerintah Lagi Bangun Perekonomian, DPR Minta Ormas Memberi Manfaat, Bukan Menyusahkan"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya