Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sebelumnya
Namun, dia menyayangkan keracunan masal yang dialami oleh ratusan siswa di NTT.
"Mudah-mudahan bisa dievaluasi sehingga pemberian MBG punya manfaat yang baik," harap politikus PKS ini.
Wakil Ketua Komisi IX DPR Nihayatul Wafiroh mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan kelalaian penyedia makanan MBG yang mengakibatkan ratusan siswa di NTT mengalami keracunan massal. Kejadian tersebut sangatmemprihatinkan dan mencederai misi besar Pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Baca juga : Kemenag Luncurkan Kurikulum Berbasis Cinta
“Jangan sampai program baik Pemerintah tercoreng hanya karena kelalaian dalam pemilihan dan pengawasan menu makanan," ujar Nihayatul dalam keterangannya, Jumat (25/7/2025).
Menurut Nihayatul, memberikan makanan sembarangan kepada siswa adalah bentuk pengabaian terhadap masa depan generasi bangsa. Badan Gizi Nasional (BGN) mesti lebih serius, teliti dan bertanggung jawab mengawasi setiap menu yang akan dihidangkan kepada siswa. Terutama dalam program bantuan makan bergizi.
Pengawasan harus dilakukan tidak hanya di NTT, tetapi juga di seluruh daerah yang menerima program serupa.
Baca juga : 234 Penyelenggara Pemilu Dilaporkan Tidak Profesional
“Kami juga mendesak BGN melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mitra penyedia makanan,"desak Ninik, sapaannya.
Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa itu pun menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, termasuk Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan, agar standar kualitas dan keamanan pangan benar-benar dijaga ketat.
“Program makanan bergizi adalah investasi masa depan bangsa. Jangan sampai justru menjadi sumber penyakit karena lalai diawasi,” pungkas dia. TIF
Baca juga : Pemda Diminta Bentuk Satgas Terpadu Ormas
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 3, edisi Minggu, 27 Juli 2025 dengan judul "Jangan Ada Lagi Siswa Keracunan MBG, Jaga Kualitas Makanan"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya