Dark/Light Mode

Rudianto Lallo Dukung BNN Lawan Bandar Besar Narkoba

Selasa, 26 Agustus 2025 07:53 WIB
Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo. Foto: Rakyat Merdeka
Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo. Foto: Rakyat Merdeka

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo, menyatakan dukungan penuh terhadap penunjukan Irjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).

Dia menegaskan, tantangan besar menanti kepemimpinan baru BNN dalam menumpas peredaran narkotika yang masih menjadi ancaman serius bagi bangsa Indonesia.

Menurut Rudianto, narkoba bukan sekadar tindak pidana umum, melainkan sudah masuk kategori extraordinary crime yang menggerogoti masa depan generasi muda.

Dia menyebut narkoba sebagai musuh negara karena telah menelan banyak korban jiwa dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat.

“BNN di bawah pimpinan Irjen Suyudi harus hadir dengan strategi yang lebih kuat dan langkah yang lebih berani. Narkoba sudah menjadi ancaman nyata terhadap keberlangsungan negara, sehingga perlu diberantas hingga ke akar-akarnya,” kata Rudianto di Jakarta, Senin (25/8/2025).

Baca juga : Chandra Asri Dukung Energi Bersih di Perkotaan

Politisi yang juga legislator dari Sulawesi Selatan itu menekankan agar pemberantasan narkoba tidak hanya menyasar pengguna, melainkan juga harus menindak tegas para pengedar dan bandar kelas kakap.

Dia menilai, jika rantai distribusi besar berhasil diputus, maka ruang gerak jaringan narkoba akan semakin sempit.

“Pengedar dan bandar besar harus jadi target utama. Jangan beri ruang sedikit pun bagi mereka untuk merusak bangsa ini. Saya yakin Irjen Suyudi mampu menjalankan misi besar ini,” tegasnya.

Rudianto lalu menyinggung sejumlah kasus narkoba besar yang mencoreng wajah penegakan hukum. Salah satunya pengungkapan jaringan internasional yang menyelundupkan ratusan kilogram sabu melalui jalur laut.

Kasus serupa, menurutnya, tidak boleh lagi terjadi karena bisa mengancam jutaan generasi muda.

Baca juga : Sociolla Perkuat Dukungan ke Brand Lokal Lewat Kampanye Love Local 2025

“Kasus penyelundupan narkoba dalam jumlah besar menunjukkan betapa kuat dan terorganisirnya jaringan ini. Maka, BNN bersama Polri dan TNI harus membangun koordinasi yang solid, terutama di pintu-pintu masuk negara seperti pelabuhan dan bandara,” ujar Rudianto.

Lebih jauh, dia meminta BNN tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga memperkuat program rehabilitasi dan pencegahan di masyarakat.

Edukasi kepada generasi muda, kata dia, penting agar mereka memiliki benteng kesadaran untuk menolak narkoba.

“Perang melawan narkoba tidak bisa hanya dengan senjata hukum. Perlu juga membangun kesadaran kolektif masyarakat agar narkoba betul-betul menjadi musuh bersama,” pungkas politisi Fraksi Partai NasDem ini.

Sebagaimana diketahui, Presiden Prabowo Subianto melantik Irjen Pol Suyudi Ario Seto menjadi BNN di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/8/2025). Pelantikan tersebut berdasarkan dengan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 118 TPA tahun 2025 tentang pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam jabatan tinggi utama di lingkungan BNN.

Baca juga : Gelar Pelatihan Macrame, LPCK Dukung UMKM Kabupaten Bekasi Naik Kelas

Irjen Pol Suyudi sebelumnya Adalah Kapolda Banten sejak 26 Juni 2024. Namun pada tanggal 5 Agustus 2025, Suyudi dimutasi sebagai perwira tinggi Bareskrim Polri dalam rangka penugasan di luar struktur organisasi sesuai Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/1764/VIII/KEP./2025. Suyudi merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994.

Dia memulai kiprah kepemimpinannya menjadi Kapolsek Metro Pasar Minggu, lalu Kapolsek Metro Tanah Abang, dan Kapolsek Metro Penjaringan. Dia juga spesialis di dalam bidang reserse dengan pernah menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan dan Kanit Jatanras Polda Metro Jaya.

Selain itu, juga pernah menjabat Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, dan Kanit Resmob Bareskrim Polri.

Selain Kepala BNN, Prabowo juga melantik Komjen Eddy Hartono sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Didit Hendrawan sebagai Ketua Badan Otorita Pantura Jawa, Darwin Trisna Jawaitana sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa, Suhajar Diantoro sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa dan Brian Yuliarto sebagai Kepala Badan Otorita Pengelola Badan Industrial Mineral.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.