Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Awasi Impor Beras Horeka
Jangan Sampai Ada Penumpang Gelap
Senin, 15 September 2025 07:05 WIB
Sebelumnya
"Semakin lama beras ditahan di Gudang Bulog juga nggak ada fungsinya karena mandatnya hanya 2 juta ton. Sekarang cadangannya mencapai 3,9 juta ton," ungkap dia.
Bagaimana tanggapan Kementerian Pertanian (Kementan)? Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan, isu impor beras yang beredar di masyarakat perlu diluruskan.
Pasalnya, beras yang masuk bukan untuk konsumsi masyarakat luas, melainkan khusus memenuhi kebutuhan restoran tertentu. Seperti restoran Jepang, menggunakan beras khusus berbutir kecil dan restoran Arab serta India yang membutuhkan beras basmati.
Baca juga : Menteri PU Janji Bangun Ulang Pakai Dana APBN
"Impor beras tersebut bersifat terbatas dan spesifik. Tidak bisa disamakan dengan beras konsumsi rumah tangga yang dikategorikan sebagai beras medium, yang produksinya dipastikan cukup dari dalam negeri," ucap Sudaryono di Jakarta, Jumat (12/9/2025).
Sudaryono menekankan komitmen Pemerintah menjaga kedaulatan pangan dengan memastikan tidak ada impor beras medium, sehingga kebutuhan pokok masyarakat tetap dipenuhi dari hasil produksi petani Indonesia sendiri.
Selain beras, kata Sudaryono, Pemerintah juga menargetkan tidak melakukan impor jagung pada tahun 2025. Caranya dengan mengoptimalkan produksi dalam negeri melalui peningkatan produktivitas dan kebijakan pendukung petani.
Baca juga : Menhan Puji Kerja Satgas PKH Dengan Lintas Sektor
Target serupa juga berlaku pada komoditas gula konsumsi, dengan visi Pemerintah mendorong swasembada untuk menjaga harga stabil dan mengurangi ketergantungan terhadap pasokan pangan dari negara lain.
Sudaryono menegaskan, Presiden Prabowo Subianto telah menetapkan target ini.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman bersama jajaran juga berkomitmen penuh mewujudkan kemandirian pangan pada tahun 2025.
Baca juga : Herman Instruksikan Kader Jalankan Program Kerakyatan
"Kita tidak impor lagi untuk beras, jagung dan gula konsumsi tahun 2025," tutup Sudaryono. TIF
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 3, edisi Senin, 15 September 2025 dengan judul "Awasi Impor Beras Horeka, Jangan Sampai Ada Penumpang Gelap"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya