Dark/Light Mode

Juventus 4-3 Inter Milan, Sengit Juga Gila

Senin, 15 September 2025 06:15 WIB
Juventus berhasil menumbangkan Inter Milan 4-3 dalam lanjutan Liga Italia. (Foto: Instagram/juventus)
Juventus berhasil menumbangkan Inter Milan 4-3 dalam lanjutan Liga Italia. (Foto: Instagram/juventus)

RM.id  Rakyat Merdeka - Inter lebih mendominasi, tapi Juventus lebih efisien dengan empat tembakan tepat sasaran yang semuanya berbuah gol. Inter butuh belajar mengelola momen kemenangan.

Derby d’Italia jilid pertama musim ini milik Juventus. Si Nyonya Tua mengalahkan Inter Milan 4-3 dalam duel sengit di Turin, Italia, dinihari kemarin. Juventus mencetak gol melalui Llyod Kelly (14’), Kenan Yildiz (38’), Khephren Thuram (82’), dan gol penentu dari Vasillije Adzic (90+1’).

Baca juga : Kejuaraan Dunia Senior BWF 2025, Hendra Setiawan Borong Dua Emas

Sementara itu, Inter sempat menyamakan kedudukan dan bahkan berbalik unggul berkat dua gol dari Hakan Calhanoglu (30’, 65’) serta satu torehan dari Marcus Thuram (76’).

Dengan hasil ini, Juventus belum terkalahkan dengan 9 poin. Sebaliknya Inter terjerembab dengan hanya meraih 3 poin. Meski secara statistik In­ter lebih mendominasi dengan 60 persen penguasaan bola dan 18 tendangan, Juventus menunjukkan efisiensi dengan empat tembakan tepat sasaran yang semuanya berhasil men­jadi gol.

Baca juga : 142 Negara Dukung Palestina Merdeka

Pelatih Juventus Igor Tudor menyebut laga ini sungguh gila. “Saya tidak tahu apakah kami pantas menang. Yang jelas, kami sangat senang bisa mengalahkan tim hebat dengan kualitas luar biasa di pertandingan penuh gol ini,” bebernya.

Tudor menjelaskan keputusannya memainkan Adzic dari bangku cadangan sebagai lang­kah yang tepat. “Kami sudah bekerja dengannya lima sampai enam bulan. Dia punya tendangan jarak jauh yang jarang ada di sepak bola,” tutur eks pelatih Lazio dan Marseille itu.

Baca juga : Airlangga-Purbaya-Rosan Trio Kebut Pembangunan

Sebaliknya, pelatih Inter Cris­tian Chivu menilai anak asuhnya sudah cukup baik. “Kami ha­rus menghapus masa lalu agar tenang. Kami tampil dengan inisiatif, karakter, mencoba menang, tapi kehilangan ketaja­man di sepuluh menit terakhir,” beber Chivu.

Inter sempat unggul, sebelumnya akhirnya Juve bangkit di menit akhir. “Jika Anda sudah habiskan banyak energi untuk membalikkan keadaan, Anda harus mengontrol situasi dengan cara berbeda. Kami harus belajar mengelola momen,” dalih eks pelatih Parma itu. [JON]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.