Dark/Light Mode

Pesan Muzani Di Konvensi DMDI: Jaga Kawasan Dari Terorisme

Jumat, 24 Oktober 2025 21:34 WIB
Ketua MPR Ahmad Muzani di acara Konvensi Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) ke 23 yang digelar di Jakarta, Jumat (24/10/2025). Foto: MPR RI
Ketua MPR Ahmad Muzani di acara Konvensi Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) ke 23 yang digelar di Jakarta, Jumat (24/10/2025). Foto: MPR RI

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua MPR RI H. Ahmad Muzani menegaskan bahwa kawasan Melayu yang dihuni ratusan juta umat Islam memiliki peran besar dalam menjaga stabilitas regional maupun internasional.

Dia mengingatkan, kawasan ini tidak boleh jatuh ke dalam jebakan terorisme dan radikalisme. “Untuk itu kita harus membantu Pemerintah kita masing-masing,” kata Muzani di acara Konvensi Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) ke 23 yang digelar di Jakarta, Jumat (24/10/2025).

Acara ini, dihadiri perwakilan dari 18 negara, dan penting digelar untuk meneguhkan komitmen menjaga kawasan Melayu-Islam agar tetap damai, harmonis, dan kondusif di tengah tantangan global.

Baca juga : Respons Peluang Di Eropa, Menteri P2MI Siapkan Pelatihan Bahasa Dan Sertifikasi

“Di Indonesia, mari kita bantu Presiden Prabowo Subianto menjaga stabilitas negara. Di Malaysia kita dukung Perdana Menteri Anwar Ibrahim. Demikian pula di Singapura, Brunei, Thailand, Filipina, dan negara-negara lain di kawasan ini,” tegas Muzani.

Muzani menekankan bahwa negara-negara di kawasan Melayu memiliki kepentingan yang sama karena berada di lingkup yang sama. Lingkungan bersama ini, katanya, harus terus dijaga agar tetap kondusif.

“Kita dipersatukan oleh bahasa, oleh keimanan, dan oleh kepentingan yang sama. Apa kepentingan yang sama itu? Menjaga lingkungan kita agar tetap kondusif, harmonis, dan toleran,” ujar Muzani.

Baca juga : Pemerintah Gercep Tangani Kontaminasi Radiasi Cs-137 di Kawasan Industri Cikande

Dia menegaskan, stabilitas politik dan ketenangan di tiap negara akan memungkinkan rakyat berusaha dengan tenang, umat beribadah dengan damai, dan masyarakat menikmati kerukunan yang terus dijaga bersama.

Selain Pemerintah, Muzani menekankan pentingnya peran ulama dan masyarakat sipil dalam memperkuat harmoni. Ulama, cendekiawan, dan tokoh masyarakat di setiap negara diharapkan menjadi pilar penjaga toleransi dan persaudaraan.

“Semua pribadi kita masing-masing harus menjadi contoh. Contoh bagi orang yang menghormati perbedaan, yang menjunjung toleransi, sekaligus yang memperhatikan kepentingan ekonomi,” katanya.

Baca juga : Resmikan Galeri Ipemi, Ingrid Kansil Dorong Kesetaraan Difabel Dalam Dunia Usaha

Menurutnya, keberadaan DMDI dan forum internasional ini menunjukkan komitmen kuat para tokoh Melayu dan Islam untuk menjadikan kawasan ini sebagai teladan dunia dalam menjaga kerukunan di tengah keberagaman.

Atas nama bangsa Indonesia, Muzani menyampaikan rasa syukur karena Jakarta dipercaya menjadi tuan rumah konvensi besar ini. Dia berharap, pertemuan 18 negara ini dapat melahirkan komitmen bersama untuk memperkuat persaudaraan dan solidaritas lintas negara.

“Ini adalah kehormatan besar bagi Indonesia. Mudah-mudahan konvensi ini memberi berkah bagi dunia Melayu dan dunia Islam di masa depan,” pungkas Muzani.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.