Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Titiek Soeharto Salut SPPG Polri Higienis, Bisa Jadi Contoh
Jumat, 7 November 2025 17:29 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto mengaku terkesan dengan kebersihan dan higienitas Sentra Pengolahan Pangan Gizi (SPPG) Polri di Karanganyar. Ia menilai dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut bisa menjadi contoh bagi SPPG lain di seluruh Indonesia.
“Saya salut, kebersihannya luar biasa. Ini bisa jadi contoh SPPG seluruh Indonesia. Bersih sekali dan sangat higienis,” ujar Titiek seusai meninjau SPPG YKB Polres Karanganyar, Jumat (7/11/2025).
Titiek menegaskan bahwa kebersihan merupakan faktor penting dalam seluruh proses pengolahan makanan di SPPG. Ia juga memuji standar kebersihan dalam proses pencucian wadah makanan (ompreng) yang menurutnya layak dijadikan acuan bagi dapur MBG di daerah lain.
“Kebersihan, termasuk pencucian piring dan ompreng, bisa jadi standar. Punya SPPG jangan hanya sekadar punya, bangga bisa melayani ribuan anak, tapi tidak memperhatikan higienitas dan gizi. Di sini semua diperhatikan dengan baik. Mudah-mudahan ini bisa jadi contoh bagi SPPG lainnya,” ucapnya.
Baca juga : Titiek Soeharto Apresiasi Kapolri Dukung Pendidikan Indonesia
Dalam peninjauan tersebut, Titiek juga memastikan apakah SPPG YKB Polres Karanganyar telah menyerap bahan pangan dari masyarakat sekitar. Dari laporan yang diterimanya, SPPG Polri di Karanganyar turut melibatkan UMKM dan petani lokal sebagai pemasok bahan baku.
“Ternyata tadi saya dapat laporan bahwa bahan bakunya diambil dari masyarakat atau UMKM di sekitar sini,” terangnya.
SPPG ini dibangun di bawah pengawasan langsung Kapolres Karanganyar AKBP Hadi Kristanto. Program MBG tersebut menyasar sekitar 4.000 siswa di 16 sekolah, mulai dari jenjang PAUD hingga SMA di wilayah Karanganyar.
Uji coba operasional SPPG telah dilakukan sejak 30 September 2025 dengan melayani 500 porsi, kemudian dilanjutkan pada 3 dan 8 Oktober dengan peningkatan jumlah hingga 1.750 porsi.
Baca juga : Kapolri Dan Titek Soeharto Tinjau SPPG YKB Polres Karanganyar
Proses pemilihan dan pembelian bahan mentah diawasi langsung oleh Pengurus Bhayangkari Karanganyar, termasuk pengecekan ulang terhadap kuantitas dan kualitas bahan agar sesuai dengan standar gizi.
Kebersihan area pengolahan dan penyajian makanan turut diawasi oleh tenaga ahli gizi, sementara proses distribusi dipantau ketat oleh pengawas SPPG.
Setibanya di sekolah, makanan terlebih dahulu dicicipi oleh guru untuk memastikan kualitas dan keamanan sebelum dikonsumsi siswa.
Limbah hasil produksi makanan pun diolah menggunakan sistem instalasi pengolahan air limbah (IPAL) agar tidak mencemari lingkungan.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa SPPG Polri menekankan prinsip zero accident dalam seluruh prosesnya.
Ia menyebut, SPPG Polri juga menjadi bagian dari upaya penguatan food security atau ketahanan pangan nasional.
Baca juga : Tuai Banyak Pujian, SPPG Polri Diusul Jadi Model Program MBG
“Ibu Titiek berkenan mengecek langsung SPPG Polri di Karanganyar, mulai dari saat barang tiba, proses penyimpanan, hingga saat masak dan pendistribusian,” ujar Jenderal Sigit di SPPG YKB Polres Karanganyar.
Jenderal Sigit bersama Titiek juga meninjau langsung pengelolaan IPAL yang menangani sisa makanan dari program MBG. “Termasuk proses pembersihan dan sterilisasi. Harapan kami, SPPG Polri betul-betul bisa zero accident. Ini menjadi perhatian besar dari Bapak Presiden yang harus terus kita jaga,” tegasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya