Dark/Light Mode

Bertemu Pimpinan Masjid Nabawi

Muzani Sampaikan Harapan Penambahan Kuota Haji Indonesia

Senin, 24 November 2025 16:28 WIB
Ketua MPR RI Ahmad Muzani, bertemu dengan Pimpinan Pengelola Urusan dan Administrasi Masjid Nabawi, Dr. Syekh Muhammad Al-Khudori, di Madinah Al-Munawwarah, Minggu (23/11/2025). Foto: MPR RI
Ketua MPR RI Ahmad Muzani, bertemu dengan Pimpinan Pengelola Urusan dan Administrasi Masjid Nabawi, Dr. Syekh Muhammad Al-Khudori, di Madinah Al-Munawwarah, Minggu (23/11/2025). Foto: MPR RI

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua MPR RI Ahmad Muzani, bertemu dengan Pimpinan Pengelola Urusan dan Administrasi Masjid Nabawi, Dr. Syekh Muhammad Al-Khudori, di Madinah Al-Munawwarah.

Muzani menyampaikan bahwa Syekh Al-Khudori mengapresiasi ketertiban jemaah Indonesia selama melaksanakan ibadah haji dan umrah.

“Jemaah haji dan umrah Indonesia selalu mengikuti aturan-aturan yang ditetapkan oleh Pemerintah Saudi, terutama ketika berada di Madinah Al-Munawwarah,” kata Muzani di Madinah, dalam keterangannya, Minggu (23/11/2025).

Muzani menjelaskan, pertemuan tersebut, tercapai beberapa kesepakatan. Yaitu, memperkuat pendidikan Islam di Madinah bagi warga negara Indonesia.

Baca juga : BRI Manajemen Investasi Catatkan KIK EBA Syariah Perdana Di Indonesia

Kemudian, pihak Masjid Nabawi membuka peluang kerja sama dalam bentuk transfer pengetahuan mengenai pengelolaan masjid—mulai dari aspek kebersihan, tata arsitektur, hingga manajemen pengelolaan jemaah.

“Ini kabar baik, dan kami berharap kerja sama ini bisa menyempurnakan pengelolaan masjid-masjid di Indonesia,” ujar Muzani.

Dalam pertemuan tersebut, MPR RI juga menyampaikan kebutuhan untuk menambah jumlah kajian Islam berbahasa Indonesia di Masjid Nabawi. Saat ini hanya ada satu kajian resmi, sementara jumlah jemaah, mahasiswa, dan masyarakat Indonesia di Madinah terus meningkat.

Muzani mengatakan bahwa pihak Masjid Nabawi menerima usulan tersebut dan sedang mempelajari kemungkinan penambahannya.

Baca juga : Perkuat Ekosistem, Kemenkop Hidupkan Jaringan Usaha Koperasi

“Saya berharap beliau bisa datang ke Indonesia. Yang menggembirakan, kajian Islam berbahasa Indonesia yang selama ini hanya satu, kemungkinan akan ditambah menjadi beberapa kajian di tempat yang berbeda,” kata Muzani.

Indonesia juga mengusulkan adanya pelatihan imam dan muadzin oleh pihak Masjid Nabawi maupun Masjidil Haram, mengingat tingginya antusiasme masyarakat Indonesia terhadap kualitas lantunan imam dan muadzin di dua masjid suci tersebut.

Selain itu, Muzani turut menyampaikan harapan Pemerintah Indonesia terkait penambahan kuota haji.

“Namun, ini membutuhkan persiapan dan standarisasi, sehingga penambahannya perlu waktu. Termasuk harapan mengenai penambahan kuota haji bagi jemaah Indonesia,” jelas Muzani.

Baca juga : Pertamina Patra Niaga Dukung Kemandirian Pangan Di Maros

Muzani memastikan bahwa hubungan antara Indonesia dan pengelola Masjid Nabawi akan terus diperkuat dan ditindaklanjuti melalui pembahasan-pembahasan berikutnya.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wachid, Anggota MPR RI Kamrussamad, serta perwakilan Majelis Syuro Arab Saudi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.