Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kasus Kekerasan Anak Meningkat
Bikin Program Pencegahan, Jangan Tunggu Ada Korban
Kamis, 27 November 2025 06:30 WIB
Sebelumnya
Lalu Hadrian menegaskan, situasi ini tidak boleh dianggap sepele karena kasus bullying justru terjadi di tempat yang seharusnya melindungi anak. Padahal, Pemerintah telah membentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di setiap satuan pendidikan.
Bagaimana tanggapan Pemerintah?
Baca juga : Investasi Rp 1,65 T Dan Serap 10 Ribu Tenaga Kerja, Hilirisasi Kelapa Moncer
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) Arifah Fauzi mengatakan, gerakan #RukunSamaTeman menjadi momentum penting untuk memperkuat perlindungan anak dan memastikan sekolah sebagai ruang aman, nyaman, dan bebas kekerasan.
Melalui kolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), gerakan ini diarahkan untuk membangun budaya positif yang bertumpu pada rasa saling menghargai dan kepedulian antar pelajar.
Baca juga : Segera Perbaiki, Jangan Nunggu Jebol Dan Banjir
“Pemenuhan hak dasar anak tidak hanya mencakup kebutuhan fisik, tetapi juga rasa aman dan lingkungan belajar yang suportif,” ujar Arifah dalam keterangannya, Rabu (26/11/2025).
Arifah menegaskan, sekolah memegang peran sentral dalam menumbuhkan kepercayaan diri pelajar. Percaya diri dimulai dari mengenali potensi diri. “Ketika anak merasa berharga, mereka lebih siap berinteraksi, belajar, dan berkembang,” kata dia.
Baca juga : Terkait Kasus Suap Bupati Ponorogo, KPK Maraton Geledah Perusahaan Di Surabaya
Dia menegaskan, anak-anak berhak atas keamanan fisik dan psikologis. Anak terlantar bukan hanya yang tidak memiliki rumah, tetapi juga mereka yang tidak terpenuhi hak-haknya. “Ini yang harus kita cegah,” pungkasnya. TIF
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Kamis, 27 November 2025 dengan judul "Kasus Kekerasan Anak Meningkat, Bikin Program Pencegahan, Jangan Tunggu Ada Korban"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya