Dark/Light Mode

Komisi XII DPR Apresiasi Keandalan PLTGU Muara Tawar

Selasa, 27 Januari 2026 12:27 WIB
Direktur Manajemen Pembangkitan PT PLN (Persero) Rizal Calvary Marimbo  (tiga dari kiri), Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah (empat dari kiri), Direktur Operasi  Pembangkitan Gas Komang Parmita (dua dari kanan), Direktur Oprasi Pembangkitan Batu Bara M Irwansyah Putra (kanan) saat menerima kunjungan Komisi XII DPR RI di PLTGU Muara Tawar.  (Foto: PLN Nusantara Power)
Direktur Manajemen Pembangkitan PT PLN (Persero) Rizal Calvary Marimbo (tiga dari kiri), Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah (empat dari kiri), Direktur Operasi Pembangkitan Gas Komang Parmita (dua dari kanan), Direktur Oprasi Pembangkitan Batu Bara M Irwansyah Putra (kanan) saat menerima kunjungan Komisi XII DPR RI di PLTGU Muara Tawar. (Foto: PLN Nusantara Power)

RM.id  Rakyat Merdeka - Komisi XII DPR RI mengapresiasi kinerja Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Muara Tawar dalam menjaga keandalan dan stabilitas sistem kelistrikan nasional.

Apresiasi itu disampaikan saat kunjungan kerja spesifik ke fasilitas pembangkit strategis tersebut di Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/1/2026).

PLTGU Muara Tawar dinilai memiliki peran penting sebagai pembangkit cadangan bereaksi cepat (peaker) yang berfungsi menjaga keandalan pasokan listrik, terutama ketika terjadi gangguan sistem maupun lonjakan beban pada sistem interkoneksi Jawa–Madura–Bali (Jamali).

Ketua Komisi XII DPR RI Sugeng Suparwoto mengatakan keberadaan PLTGU Muara Tawar sangat vital sebagai pembangkit follower yang mampu merespons kebutuhan tambahan daya secara cepat.

Baca juga : Jelang Siaga RAFI 2026, PLN Indonesia Power Pastikan Keandalan PLTMG Sorong

“PLTGU Muara Tawar ini sangat penting karena berfungsi sebagai catu daya cadangan ketika terjadi gangguan atau kondisi darurat. Pembangkit ini terbukti sangat andal, dikelola dengan tata kelola yang baik, serta telah menerapkan prinsip-prinsip ESG (Environmental, Social, dan Governance),” ujar Sugeng.

Anggota Komisi XII DPR RI Totok Daryanto menambahkan PLTGU Muara Tawar merupakan pembangkit strategis yang selalu siap menghadapi berbagai potensi gangguan, termasuk dampak cuaca ekstrem dan perubahan iklim.

Hal ini dinilai krusial mengingat wilayah layanannya mencakup kawasan dengan kebutuhan listrik tertinggi nasional, seperti Jakarta, Banten, Jawa Barat, hingga sebagian besar Pulau Jawa.

“Kesiapan pembangkit ini cukup baik, dengan tingkat keandalan mencapai sekitar 94 hingga 96 persen sepanjang tahun 2025. Berbagai kendala terkait potensi listrik padam dapat diantisipasi dengan baik melalui kesiapan unit dan sistem operasional yang solid,” ungkap Totok.

Baca juga : Poros Muda Indonesia Apresiasi DPR Pertahankan Polri di Bawah Presiden

Ia menilai peningkatan teknologi dan peremajaan peralatan perlu terus dilakukan agar efisiensi pembangkit tetap terjaga dan mampu mengikuti perkembangan teknologi ketenagalistrikan.

Selain itu, Komisi XII DPR RI juga menaruh perhatian terhadap komitmen lingkungan yang dijalankan pengelola pembangkit.

“Secara keseluruhan, kinerja PLTGU Muara Tawar sudah baik, baik dalam melayani kebutuhan listrik masyarakat maupun dalam menjaga komitmen terhadap aspek lingkungan. Prestasi ini harus terus dijaga agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menyampaikan bahwa PLTGU Muara Tawar merupakan salah satu aset strategis yang dioperasikan dengan mengedepankan keandalan, keselamatan, dan keberlanjutan lingkungan.

Baca juga : Komisi XII DPR Apresiasi Kinerja Pertamina Hulu Indonesia di Kaltara

Pembangkit ini dilengkapi teknologi fast response gas turbine serta sistem pendukung untuk pemulihan sistem secara cepat saat terjadi gangguan besar.

"Peningkatan performa pembangkit, termasuk PLTGU Muara Tawar, merupakan bukti nyata kapabilitas dan kompetensi SDM PLN Nusantara Power. Hal ini menunjukkan kesiapan PLN Nusantara Power untuk berkontribusi tidak hanya pada pembangkit milik sendiri, tetapi juga dalam meningkatkan kinerja pembangkit swasta, demi mewujudkan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan', ujar Ruly.

PLTGU Muara Tawar memiliki total kapasitas terpasang lebih dari 2.559 megawatt dan terhubung ke sistem transmisi 500 kilovolt, menjadikannya salah satu tulang punggung pengamanan sistem kelistrikan nasional, khususnya di wilayah Jabodetabek.

Dengan teknologi fast response dan tingkat kesiapan unit di atas 90 persen, pembangkit ini terus diandalkan sebagai penopang sistem listrik di kawasan dengan beban tertinggi di Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.