Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
DPR Sebut Wisata Sejarah Di Lombok Punya Potensi Pariwisata
Kamis, 19 Februari 2026 06:52 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sejarah kelam kolonialisme di Lombok dinilai bukan sekadar catatan pahit, tetapi peluang emas. Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PDIP, Bonnie Triyana, menyebut potensi wisata sejarah Perang Lombok bisa menyaingi bahkan melampaui magnet situs Waterloo Battlefield di Belgia.
"Di Belgia ada Lapangan Waterloo, tempat Napoleon kalah. Itu hanya lapangan dengan plang kecil, tapi pengunjungnya mencapai 300 ribu orang per tahun. Bayangkan Perang Lombok atau Lombok Oorlog yang sangat terkenal di Belanda, potensinya jauh lebih besar," ungkap Bonnie kepada Parlementaria di Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Rabu (11/2/2026).
Baca juga : KRI Sultan Iskandar Muda Sandar Di Colombo Usai Tuntaskan Misi UNIFIL
Menurutnya, narasi yang dibangun bukan untuk mengagung-agungkan kekalahan atau membuka luka lama. Sebaliknya, sejarah Perang Lombok harus dihadirkan sebagai ruang edukasi tentang kekejaman kolonialisme agar generasi penerus memahami jati diri bangsanya.
Bonnie bahkan memproyeksikan dampak ekonomi yang signifikan jika potensi itu dikelola serius. Dia mengacu pada data sekitar 2,6 juta wisatawan Belanda yang berkunjung ke Indonesia setiap tahun.
Baca juga : KPK Sita Miliaran rupiah dari OTT Bupati Pati Sudewo
"Jika 500 ribu saja dari mereka datang ke Lombok untuk wisata sejarah, dan satu orang menghabiskan Rp 20 juta, bayangkan perputaran ekonominya. Mari kita manfaatkan nilai sejarah itu," ajaknya.
Komisi X DPR RI pun menyatakan dukungan terhadap aspirasi tokoh masyarakat dan pegiat budaya di Mataram untuk merealisasikan gagasan tersebut.
Baca juga : Abigail Spanberger Pimpin Virginia, Cetak Sejarah Jadi Gubernur Wanita Pertama
Harapannya, sejarah Lombok tidak lagi sekadar cerita masa lalu, melainkan mesin penggerak ekonomi lokal yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya