Dark/Light Mode

Bamsoet: Almarhumah Eyang Notomiharjo Sosok Tegar, Bersahaja, Sabar dan Penuh Welas Asih

Rabu, 25 Maret 2020 20:49 WIB
Ketua MPR Bambang Soesatyo saat bersilaturahmi ke Eyang Notomiharjo. (Foto: Istimewa)
Ketua MPR Bambang Soesatyo saat bersilaturahmi ke Eyang Notomiharjo. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua MPR Bambang Soesatyo dan segenap keluarga besar MPR menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Ibunda Presiden Jokowi, Sujiatmi Notomiharjo. Almarhumah merupakan sosok luar biasa yang melahirkan dan mendidik Jokowi hingga bisa sukses dalam karier sebagai pengusaha, wali kota, gubernur, hingga presiden.

"Mari bersama kita doakan almarhumah agar diterima di sisi Allah SWT. Tidak hanya keluarga besar Pak Jokowi yang kehilangan, namun seluruh bangsa Indonesia juga turut berduka. Insya Allah keluarga besar Presiden Joko Widodo ikhlas, diberi kekuatan, kesabaran dan ketabahan menerima kepergian almarhumah. Ingin rasanya kaki ini melangkah dan terbang ke Solo. Tapi, saya menghormati imbauan Beliau melalui Mensekneg Praktikno agar belasungkawa disampaikan dari Jakarta saja,” ujar Bamsoet, sapaan akrab Bambang, saat menghaturkan duka cita, di Jakarta, Rabu (25/3).

Mantan Ketua DPR ini mengenang, saat sebelum menjadi Ketua DPR maupun setelah terpilih menjadi Ketua MPR, dirinya kerap sowan jika kebetulan berada di Solo dan bertemu almarhumah di kediamannya di Solo untuk menjalin silaturahmi. Sekaligus meminta wejangan nasihat dan doa agar bisa menjalankan amanah jabatan yang diemban demi kemaslahatan bangsa Indonesia.

Baca juga : Bamsoet: Semua Pihak Harus Bersatu Lawan Penyebaran Corona

"Almarhumah adalah sosok yang tegar, bersahaja, sabar, dan juga penuh welas asih. Masih segar dalam ingatan, disaat Presiden Joko Widodo diterpa berbagai fitnah negatif tentang keluarga besar dan bahkan ibunya sendiri ikut menjadi korban fitnah, namun almarhumah tak pernah menpersoalkan dan malah memaafkan," tutur Bamsoet.

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini menambahkan, almarhumah selalu mengajarkan kejujuran dan welas asih kepada anak-anaknya. Ibunda Jokowi juga mengajarkan keempat anaknya untuk selalu bersyukur dan saling tolong menolong.

"Almarhumah mengajarkan kepada anak-anaknya untuk tidak mengambil punya orang lain yang bukan haknya. Saat Pak Jokowi terpilih menjadi presiden, almarhumah juga mengingatkan Pak Jokowi untuk menjaga amanah rakyat. Karena, sebagai presiden, Pak Jokowi sudah menjadi milik bangsa Indonesia," tutur Bamsoet.

Baca juga : Bamsoet: Para Pemimpin Negeri Harus Berkomitmen Kuat Wujudkan Persatuan Bangsa

Bamsoet menambahkan, bahwa masih segar dalam ingatannya Almahumah memberi nasehat, agar kita jangan sekali-kali mengecewakan orang yang pernah membantu dan menolong saat kita dalam keadaan susah.

Bamsoet juga turut mengingatkan kepada generasi muda Indonesia maupun segenap kalangan lainnya yang masih memiliki orang tua, agar jangan pernah letih memberikan cinta dan perhatian kepada mereka. Karena jika orang tua telah tiada, tak bisa lagi memberikan perhatian secara langsung. Hanya bisa melalui doa.

"Orang tualah yang mengajarkan kepada kita berbagai hal dalam kehidupan. Jasa mereka tak terbendung. Mencintai dan memperhatikan mereka bukan semata tugas dan kewajiban, melainkan menunjukan seberapa besar kadar kemanusiaan yang ada dalam diri kita. Sebagai seorang anak, Presiden Joko Widodo sudah memberikan cinta dan perhatian luar biasa kepada almarhumah semasa hidupnya. Sebuah hal yang patut kita tiru," pungkas Bamsoet. [USU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.