Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Yulisman Apresiasi Komitmen Presiden-Menteri ESDM Turunkan Harga BBM Nonsubsidi
Selasa, 4 Agustus 2026 11:04 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi Partai Golkar, Yulisman, mengapresiasi komitmen Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai 1 Agustus 2026.
Menurutnya, kebijakan tersebut menunjukkan respons cepat pemerintah terhadap dinamika harga minyak dunia sekaligus menjadi bukti keberpihakan kepada masyarakat melalui tata kelola energi yang adaptif.
Yulisman menilai, penurunan harga Pertamax, Pertamax Green 95, dan Pertamax Turbo menjadi sinyal positif bahwa pemerintah menjalankan mekanisme penyesuaian harga secara transparan dan konsisten sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca juga : Beniyanto Tamoreka Dukung Pengembangan Motor Listrik Berbasis Hilirisasi Nikel
Langkah tersebut juga dinilai mampu menjaga keseimbangan antara ketahanan energi nasional, keberlanjutan investasi, dan perlindungan terhadap daya beli masyarakat.
"Kami mengapresiasi komitmen Presiden Prabowo dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang terus menjaga keseimbangan antara ketahanan energi, kepastian investasi, dan perlindungan terhadap masyarakat. Penurunan harga BBM nonsubsidi menunjukkan bahwa ketika harga minyak dunia menurun, pemerintah memastikan manfaatnya juga dapat dirasakan masyarakat," ujar Yulisman.
Ia mengatakan, kebijakan tersebut berpotensi memberikan dampak positif terhadap efisiensi biaya transportasi, logistik, dan distribusi barang.
Baca juga : Bambang Patijaya Apresiasi Pengembangan Waste-to-Energy Lewat PSEL Legok Nangka
Dengan demikian, daya saing dunia usaha diharapkan meningkat sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional di tengah tantangan ekonomi global.
Menurut Yulisman, keberhasilan menjaga stabilitas sektor energi tidak hanya diukur dari kecukupan pasokan, tetapi juga dari kemampuan pemerintah menghadirkan kebijakan yang memberikan kepastian bagi masyarakat dan pelaku usaha.
Karena itu, sinergi antara pemerintah, BUMN energi, dan seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat.
Baca juga : Dukung Pengembangan Hidrogen, Jamaluddin Malik: Teknologi dan SDM Jadi Kunci
"Kami berharap kebijakan energi yang adaptif seperti ini terus dipertahankan. Ketika harga energi global bergerak turun, masyarakat perlu ikut merasakan manfaatnya, sementara ketahanan energi nasional dan iklim investasi tetap terjaga. Komisi XII DPR RI siap mengawal kebijakan tersebut agar berjalan secara konsisten dan berkelanjutan," tutup legislator asal Daerah Pemilihan Riau II tersebut.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya