Dark/Light Mode

Sampaikan Duka Cita, Puan: Prioritaskan Pencarian Korban KMP Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 21:50 WIB
Ketua DPR Puan Maharani. Foto: DPR
Ketua DPR Puan Maharani. Foto: DPR

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani meminta operasi pencarian dan penyelamatan korban KMP Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa, diprioritaskan setelah kapal rute Surabaya-Banjarmasin itu terbalik dan menyebabkan sedikitnya enam orang meninggal dunia.

Puan menyampaikan dukacita kepada keluarga korban dan meminta seluruh pihak mengoptimalkan operasi penyelamatan terhadap penumpang yang hingga kini belum diketahui nasibnya.

“Saya turut berduka cita yang mendalam atas jatuhnya korban jiwa dalam insiden hilangnya kontak dan terbaliknya Kapal Virgo Transport 8,” kata Puan dalam keterangan pers, Senin (14/9/2026).

KMP Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak pada Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 Wita saat cuaca buruk melanda perairan Masalembo. Kapal tersebut membawa 243 orang dan sempat terbalik sebelum sejumlah penumpang berhasil dievakuasi.

Baca juga : Kapal Pertamina Patra Niaga Bantu Selamatkan 16 Korban KMP Virgo Transport 08

Sebagian besar penumpang telah dievakuasi dalam kondisi selamat, tetapi enam orang dinyatakan meninggal dunia dan sekitar 130 orang lainnya masih belum dipastikan nasibnya. Proses evakuasi penumpang ke Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, masih berlangsung pada Senin pagi.

Puan meminta Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), serta seluruh pihak terkait mengerahkan sumber daya secara maksimal untuk menemukan korban yang masih hilang.

“Saya minta Basarnas, KSOP, dan seluruh pihak terkait untuk terus memprioritaskan dan mengoptimalkan operasi pencarian serta penyelamatan terhadap korban yang masih belum ditemukan,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya pendataan korban dilakukan secara menyeluruh dan akurat selama proses evakuasi berlangsung. Menurut Puan, seluruh proses tersebut harus dikawal hingga selesai untuk memastikan tidak ada korban yang terlewat dalam pencarian.

Baca juga : Puan Minta Pencarian Jurnalis di Selat Sunda Dimaksimalkan

Kementerian Perhubungan memastikan pencarian, penyelamatan, dan evakuasi korban terus dilakukan dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia. Operasi tersebut mencakup pencarian penumpang yang belum ditemukan serta pemindahan korban yang telah dievakuasi ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Selain penanganan korban, Puan mendesak pemerintah segera melakukan investigasi menyeluruh untuk mengungkap penyebab kecelakaan. Ketua DPR itu mengatakan pemeriksaan perlu mencakup kemungkinan faktor alam, kondisi teknis kapal, hingga faktor manusia.

“Pemerintah agar segera melakukan investigasi menyeluruh atas penyebab kecelakaan ini, baik dari faktor alam, teknis, maupun manusia,” kata Puan.

DPR melalui alat kelengkapan dewan (AKD) terkait, lanjut dia, akan mengawal proses investigasi tersebut.

Baca juga : Soal Integrasi BMKG & Badan Geologi, Puan: Dikaji Dulu Manfaatnya

Puan, yang pernah menjabat Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), juga menyoroti berulangnya kecelakaan transportasi laut yang menimbulkan korban jiwa. Ia meminta pemerintah melakukan pembenahan menyeluruh terhadap sistem keselamatan pelayaran untuk mencegah kejadian serupa.

“Kejadian kecelakaan di laut sudah terlalu sering berulang, dan ini tidak boleh dibiarkan terus terjadi,” ujar Puan.

“Saya minta ada perbaikan sistem keselamatan pelayaran nasional secara menyeluruh, agar peristiwa serupa tidak kembali memakan korban jiwa," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.