Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian nasional. Namun, para pelaku UMKM kerap kesulitan meningkatkan level usaha mereka. Karenanya, harus ada kerja sama lintas kementerian untuk memajukan sektor tersebut.
“UMKM merupakan penopang perekonomian nasional. Jumlahnya pun tidak sedikit. Namun, pelaku usaha mikro kerap menghadapi kesulitan klasik. Seperti kualitas yang kurang kompetitif di pasar, modal dan jaringan terbatas, serta minimnya pembinaan dari pemerintah,” ujar Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) AA LaNyalla Mahmud Mattalitti melalui keterangan tertulisnya, kemarin.
Berdasarkan data Kementerian Koperasi, sambung dia, usaha mikro mendominasi struktur UMKM dengan persentasi 99 persen dari 64 juta pelaku.
Baca juga : Pemda Harus Ikut Andil Bantu Pelaku Usaha Kecil dan Menengah
Senator asal Jawa Timur ini khawatir, pertumbuhan perekonomian nasional akan ikut terhambat jika sektor UMKM tak mendapat penanganan serius.
LaNyalla menambahkan, pelaku usaha mikro dan kecil ini mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan pokok dan belum menjadi wirausaha. Pelaku usaha ini merupakan pedagang atau usaha dagang dengan modal yang sangat kecil pada sektor informal.
Jika dikaitkan dengan pemulihan ekonomi pada sektor UKM, bidang ekspor serta peningkatan produksi dalam negeri, pelaku usaha mikro memang belum memberikan pengaruh.
Baca juga : Ditahan Cagliari, Rossonerri Buntu Menembus Liga Champions
“Ini jadi pekerjaan rumah (PR) bagi pemerintah. Jika dibiarkan dapat menjadi bom waktu dan ambruknya ekonomi nasional,” tegas mantan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur ini.
Karenanya, LaNyalla mendorong adanya langkah konkret dari pemerintah untuk menyelesaikan masalah tersebut.
“Pemberdayaan ekonomi mikro kecil dapat dikerjasamakan dengan semua kementerian bersama Kementerian Koperasi. Lakukan kolaborasi dan penguatan agar produktivitas usaha kecil mikro dapat berkembang,” tandasnya. [ONI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya