Dark/Light Mode

DPR Dihantam Covid-19, Imin Minta Sekjen Tetapkan WFH 75 Persen

Jumat, 18 Juni 2021 16:39 WIB
Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar (Foto: Dok. PKB)
Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar (Foto: Dok. PKB)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kompleks DPR, Senayan, Jakarta Pusat, sedang dihantam gelombang Covid-19. Sebanyak 46 orang yang sehari-hari bekerja di sana terpapar Covid-19. Rinciannya, 11 anggota Dewan, 11 tenaga ahli, 7 orang petugas pengamanan dalam (Pamdal) dan staf TV parlemen, serta 17 PNS Sekretariat DPR. 

Melihat hal ini, Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar meminta Sekretariat Jenderal (Sekjen) DPR mengetatkan protokol kesehatan (prokes) di lingkungan Gedung Parlemen. “Pihak Kesetjenan DPR harus memperketat protokol kesehatan di lingkungan Parlemen,” tegas politisi yang akrab disapa Cak Imin ini, Jumat (18/6). 

Berita Terkait : Pengumuman, Mulai Pekan Depan Istana Presiden Terapkan WFH 75 Persen!

Ketua Tim Pengawas Pelaksanaan Penanganan Bencana Pandemi Covid-19 DPR itu meminta agar rapat-rapat antara DPR dengan Pemerintah dilakukan secara virtual. Sebanyak 75 persen anggota Dewan maupun tenaga ahli dan PNS Kesetjenan harus melakukan kerja dari rumah alias work from home (WFH). 

“Yang di ruangan cukup 25 persen saja. Sisanya rapat dilakukan secara virtual. Rapat virtual tidak mengurangi esensi dari rapat itu sendiri,” ucap Ketua Umum PKB ini. 

Berita Terkait : Cegah Covid-19, Masmindo Vaksinasi Seluruh Karyawannya

Selain itu, Imin menginstruksikan Kesetjenan agar melakukan tes Swab, tracking, dan tracing terhadap pihak-pihak yang berhubungan dengan yang terkonfirmasi positif Covid-19 di DPR. "Semua yang berhubungan dengan anggota yang terkonfirmasi positif, harus di-Swab. Termasuk ASN dan OB,” pintanya. 

Tak lupa, Imin juga berpesan kepada seluruh anggota DPR, pegawai Kesetjenan, termasuk tenaga ahli, agar selalu mentaati protokol kesehatan, “Meski sudah divaksin, kita tetap mematuhi prokes, sehingga tak tertular virus Covid,” tutupnya. [TIF]