Dark/Light Mode

Bamsoet Minta Sri Mulyani Percepat Pencairan Insentif Nakes

Senin, 19 Juli 2021 16:53 WIB
Ketua MPR Bambang Soesatyo (Foto: Dok. MPR)
Ketua MPR Bambang Soesatyo (Foto: Dok. MPR)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua MPR Bambang Soesatyo memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada para tenaga kesehatan (nakes) yang terus berjuang melawan penyebaran Covid-19. Tanpa kenal lelah, para nakes terus berjibaku menyelamatkan pasien Covid-19 dengan mempertaruhkan nyawa sendiri.

"Para tenaga kesehatan adalah pahlawan kemanusiaan yang berperang di garis terdepan melawan pandemi Covid-19. Mereka rela menyelamatkan nyawa manusia dengan resiko nyawanya sendiri. Data Tim Mitigasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) serta Ikatan Bidan Indonesia (IBI), mencatat sebanyak 545 dokter, 445 perawat, serta 257 bidan telah gugur akibat terpapar virus Covid-19," ujar Bamsoet, sapaan akrab Bambang, usai rapat virtual dengan PB IDI, di Jakarta, Senin (19/7).

Pengurus PB IDI yang hadir antara lain Ketua Dewan Pertimbangan Zubairi Djoerban, Ketua Dewan Pakar Meladi Rasmin, Ketua Umum Daeng M Faqih, Wakil Ketua Umum 1 Muhammad Adib Khumaidi, Ketua Majelis Kehormatan Etik Kedokteran Pukovisa Prawiroharjo, Ketua Umum Majelis Kolegium Kedokteran Indonesia David Perdanakusuma, Ketua Majelis Pengembangan Pelayanan Kedokteran Poedjo Hartono, Ketua Umum Ikatan Bidan Indonesia Emi Nurjasmi, serta Ketua Umum Ikatan Apoteker Indonesia Nurul Falah Eddy Pariang.

Ketua DPR ke-20 ini meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperhatikan pencairan insentif kepada nakes. Terlebih, Presiden Jokowi telah memperpanjang pemberian insentif nakes dari akhir Juni 2021 menjadi hingga akhir 2021. 

"Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/278/2020, besaran insentif untuk nakes antara lain, dokter spesialis Rp 15 juta, dokter umum dan gigi Rp 10 juta, bidan dan perawat Rp 7,5 juta, serta tenaga medis lainnya Rp 5 juta. Per 9 Juli 2021, realisasi pembayaran insentif nakes mencapai Rp 2,9 triliun yang diberikan kepada 375 ribu orang. Sedangkan realisasi santunan kematian sebesar Rp 49,8 miliar," kata Bamsoet.
 Selanjutnya