Dewan Pers

Dark/Light Mode

Lestari: Empat Pilar MPR Terbukti Jadi Perekat Bangsa

Senin, 13 September 2021 15:13 WIB
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat saat Sosialisasi Empat Pilar MPR bersama Serikat Buruh Nasional Indonesia (SBNI) di Islamic Centre Kabupaten Brebes Jawa Tengah, Minggu (12/9). (Foto: Ist)
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat saat Sosialisasi Empat Pilar MPR bersama Serikat Buruh Nasional Indonesia (SBNI) di Islamic Centre Kabupaten Brebes Jawa Tengah, Minggu (12/9). (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat percaya, Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia dan dunia pada umumnya pasti akan berlalu. Bahkan, tanda-tanda akan berakhirnya pandemi, ini sudah terlihat.

Antara lain, berkurangnya jumlah kasus penularan, berkurangnya tingkat keterisian rumah sakit, serta berkurangnya jumlah kematian akibat Covid-19.

Tetapi, Lestari mengingatkan, Covid-19 tidak akan serta merta hilang. Seperti diingatkan para pakar Covid-19, virus ini akan berubah dari pandemi menjadi endemi. Karena itu masyarakat harus bersiap melakukan situasi new normal, dengan tetap menjalankan  protokol kesehatan.

Berita Terkait : Lestari Dukung Ratu Kalinyamat Jadi Pahlawan Nasional

"Pandemi mengakibatkan krisis yang multidimensional. Karena itu kita harus tetap bersatu, bergotong royong, menghadapi segala kemungkinan dengan berpegangan pada Empat Pilar MPR yakni Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika," kata Lestari.

Pernyataan itu disampaikan Lestari  dihadapan peserta Sosialisasi Empat Pilar MPR kerjasama MPR dengan Serikat Buruh Nasional Indonesia (SBNI). Acara tersebut berlangsung di Ruang Pertemuan Islamic Centre Kabupaten Brebes,.Jawa Tengah, Minggu (12/9).

Empat Pilar MPR, kata Rerie panggilan akrab Lestari, sudah terbukti mampu merekatkan bangsa Indonesia dalam nghadapi segala ancaman dan tantangan. Termasuk pandemi Covid-19 saat ini.

Berita Terkait : Cetak Rekor, Pilot Asal Italia Terbangkan Pesawat Lewat Terowongan

Karena pandemi yang hadir sekarang ini, bukanlah yang pertama. Tetapi sudah ada pandemi-pandemi lain yang lebih dulu datang, dan empat konsensus kebangsaan, itu mampu mengatasi.

"Konsensus ini bisa menjadi panduan dalam kehidupan, termasuk panduan menuju cita-cita, adil makmur  dan beradab," kata Rerie lagi.

Karena itu, meski banyak ideologi yang masuk kata Rerie, Bangsa Indonesia tidak boleh berpaling dari Pancasila sebagai dasar dan ideologi bangsa. UUD NRI 1945 sebagai konstitusi, NKRI sebagai bentuk negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara. [TIF]