Dewan Pers

Dark/Light Mode

Tok, Puan Resmi Sahkan Andika Perkasa Sebagai Calon Panglima TNI

Senin, 8 Nopember 2021 11:50 WIB
Dari kiri: Wakil Ketua DPR Paulus F. Lodewijk, Jenderal Andika Perkasa, Ketua DPR Puan Maharani, serta Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan Rachmat Gobel foto bareng, usai pengesahan Calon Panglima TNI dalam Rapat Paripurna DPR di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (8/11). (Foto: YouTube)
Dari kiri: Wakil Ketua DPR Paulus F. Lodewijk, Jenderal Andika Perkasa, Ketua DPR Puan Maharani, serta Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan Rachmat Gobel foto bareng, usai pengesahan Calon Panglima TNI dalam Rapat Paripurna DPR di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (8/11). (Foto: YouTube)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua DPR Puan Maharani akhirnya mengesahkan persetujuan Jenderal Andika Perkasa sebagai Calon Panglima TNI, dalam rapat paripurna di Jakarta, Senin (8/11). Menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto yang memasuki masa pensiun.

Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Puan dan dihadiri langsung oleh Andika, diikuti oleh 366 anggota dewan dari seluruh fraksi, baik secara fisik dan virtual.

"Sidang Dewan yang kami hormati, perkenankan kami menanyakan kepada Sidang Dewan yang terhormat, apakah laporan Komisi I DPR RI atas hasil uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) tentang pemberhentian Hadi Tjahjanto SIP dan menetapkan Jenderal Andika Perkasa SE, MA, MSc sebagai calon Panglima TNI dapat disetujui?" kata Puan usai mendengar laporan Ketua Komisi I DPR Meutya Viada Hafid dalam rapat paripurna tersebut.

Berita Terkait : Besok, Komisi I Bawa Nama Jenderal Andika Ke Rapat Paripurna DPR

Anggota dewan pun kompak menjawab setuju, dan Puan pun mengetuk palu pengesahan pencalonan Andika sebagai Panglima TNI.

Fit and proper test Andika Perkasa digelar pada Sabtu (6/11) lalu, di ruang rapat Komisi I DPR. 

Dalam paparannya, Andika antara lain menyoroti fenomena militer mengambil tugas lembaga atau kementerian lain. 

Berita Terkait : Komisi I DPR Ketok Palu, Restui Andika Perkasa Jadi Panglima TNI

Dia ingin, militer menjalankan tugas sesuai amanat Undang-Undang TNI.

"Bagaimana mengembalikan tugas, yang kita lakukan ini dengan benar-benar berpegang peraturan perundangan. Jangan kelebihan. Dan harapan saya juga tidak akan mengambil sektor kementerian atau lembaga lain," kata menantu mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono ini, Sabtu (6/11).

Andika juga ingin, masyarakat bisa melihat TNI sebagai organisasi yang apa adanya. Dengan konsep TNI adalah kita.

Berita Terkait : Mantapkan Peran Sebagai Bank Global, BNI Optimalkan Program KAMI

"Saya ingin, masyarakat melihat TNI sebagai organisasi yang apa adanya. Kita bisa melompat dengan segala keterbatasan yang ada," tuturnya. [UMM]