Dark/Light Mode

Tunjuk 10 Juru Bicara Muda

PKS Mau Tonjolkan Label Oposisi Kritis

Minggu, 9 Januari 2022 07:15 WIB
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu. (Foto: Istimewa)
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu. (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
“Di DPP 10 jubir resmi. Di DPR ada 50 anggota kami. Jadi total 60 jubir partai. Sebenarnya ada 57, karena kan tiga orang merangkap di DPR dan DPP. Semoga kami menjadi oposisi yang kritis dan konstruktif,” harapnya kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Sedangkan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera yang biasa santer berkomunikasi kepada publik menyampaikan, sikap partai baik langsung kepada wartawan maupun media sosial, justru tak masuk dalam 10 jubir resmi partai.

Baca juga : Semangat Juara Menular, Ridwan Kamil Terapkan Investasi Ketok Pintu

Meski demikian, Mardani tak masalah. Dia justru setuju jubir-jubir resmi ini ditampilkan karena termasuk kader berkualitas.

Mardani akan mendukung kesepuluh koleganya itu. “Saatnya kasih kepada yang muda dan fresh. Saya juga akan tetap berhubungan baik dengan wartawan “ sebutnya.

Baca juga : Gubernur Sumbar Minta Sumbangan, KPK Ingatkan Potensi Korupsi

Sebelumnya, Presiden PKS Ahmad Syaikhu menunjuk 10 orang juru bicara resmi partai. Kesepuluh Juru Bicara Resmi itu, yakni Ketua DPP PKS Bidang Polhukam Al Muzzammil Yusuf, Ketua DPP PKS Bidang Humas Ahmad Mabruri, Ketua DPP PKS Bidang Kesos Netty Prasetyani, Ketua DPP PKS Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) Kurniasih Mufidayati, Ketua DPP PKS Bidang Kepemudaan Gamal Albinsaid, Wasekjen PKS Ahmad Fathul Bari, Wasekjen Zainudin Paru, Ketua Kantor Staf Presiden PKS Pipin Sopian, serta Anggota KSP PKS Muhammad Iqbal dan Muhammad Kholid.

“Tugas juru bicara adalah jembatan, menyampaikan setiap kebijakan partai dan menangkap setiap masukan yang diberikan publik. Masing-masing juru bicara adalah personal yang sudah terbiasa menjalin komunikasi publik dan memiliki kapasitas khusus pada bidangnya,” jelas Syaikhu.

Baca juga : Tunduk Pada Pancasila Bisa Tangkal Radikalisme Di Kampus

Menurutnya, media massa sebagai pilar demokrasi keempat memiliki peran besar membantu masyarakat melihat dan mendengarkan sikap PKS terhadap sebuah persoalan. Termasuk juga dengan kekuatan sipil, ahli, akademisi dan para pakar yang selama ini terus menjalin komunikasi intens dengan partainya. [FAQ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.