Dewan Pers

Dark/Light Mode

Pasang Baliho Capres

PSI Pengen Kerek Perolehan Suara

Kamis, 30 Juni 2022 07:35 WIB
Ketua Umum PSI Giring Ganesha. (Foto: Antara/Galih Pradipta)
Ketua Umum PSI Giring Ganesha. (Foto: Antara/Galih Pradipta)

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mulai memasang baliho capres pilihannya di Pilpres 2024. Salah satunya, Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo. Aksi ini diklaim sebagai wujud program Rembuk Rakyat.

“Kami memang yang memasangnya, terkait Program Rembuk Rakyat yang kami gelar sejak akhir Februari lalu. Ini wujud komitmen mensosialisasikan kegiatan Rembuk Rakyat PSI untuk mencari penerus Pak Jokowi,” ujar Ketua Umum PSI Giring Ganesha di Jakarta, kemarin.

Tidak hanya Ganjar, PSI mengusung delapan nama tokoh lain yang dianggap pas meneruskan kepemimpinan Jokowi. Yaitu, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, Menteri BUMN Erick Thohir, Menko Polhukam Mahfud MD, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Berita Terkait : Di Depan Wapres, Kepala BP2MI Teken Nota Kesepahaman MPP

Kemudian, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Mendagri Tito Karnavian, Presenter, Najwa Shihab dan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.

Sembilan nama ini merupakan hasil penjaringan PSI usai menemui para tokoh muda, akademisi, dunia usaha, tokoh agama hingga tokoh adat.

Terkait teknis pemasangan baliho, Giring tak menampik, PSI dibantu para pendukung atau relawan capres. Misalnya, baliho Ganjar. Biayanya dibantu para pendukung Ganjar yang memang sudah menjamur terlebih dahulu.

Berita Terkait : Ngirit, Pengantin Bikin Kue Pernikahan Sendiri

“Jika para pendukung kandidat lain mau membiayai jagoan masing-masing, PSI akan juga membantu pemasangan, termasuk menyediakan desainnya,” katanya.

Publik, menurut dia, juga bisa ikut berpartisipasi dan menentukan pilihan politiknya di rembukrakyat.psi.id.

Menanggapi ini, Direktur Eksekutif Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (SIGMA) Hendra Setyawan menganalisa, langkah yang dilakukan PSI adalah upaya partai ini bisa mengambil posisi politik di ajang Pilpres 2024. ■