Dewan Pers

Dark/Light Mode

Di Depan Wapres, Kepala BP2MI Teken Nota Kesepahaman MPP

Selasa, 28 Juni 2022 19:28 WIB
Kepala BP2MI Benny Rhamdani menghadiri pengarahan Wapres dan Penandatanganan Nota Kesepakatan Penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik, di Aula Serba Guna Lt 1 Kantor Menteri PAN RB, Selasa (28/6). (Foto: Istimewa)
Kepala BP2MI Benny Rhamdani menghadiri pengarahan Wapres dan Penandatanganan Nota Kesepakatan Penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik, di Aula Serba Guna Lt 1 Kantor Menteri PAN RB, Selasa (28/6). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Indonesia gencar melakukan pemantapan pelayanan publik. Untuk menunjang pelayanan, maka dibuatlah sistem yang transparan. Memacu profesionalisme, dan melahirkan paradigma pelayanan yang handal.

Mewujudkan itu, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik (PAN RB) meluncurkan Mal pelayanan Publik (MPP).

Menpan-RB ad interim yakni Prof. Mahfud MD dalam laporannya mengatakan, kegiatan Penandatanganan Nota Kesepahaman Kerja Sama merupakan ikhtiar yang positif. Dilaksanakannya penandatanganan draf akhir Nota Kesepahaman yang melibatkan Kementerian dan Lembaga. Termasuk pemerintah daerah.

Berita Terkait : Pentingnya Menjaga Ketahanan Pangan

"Penandatanganan Nota Kesepahaman ini penting dilakukan. Agar kita punya spirit yang sama tentang pelayanan publik. Bahwa apa yang dilakukan, diperintahkan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden KH. Ma'ruf Amin adalah untuk melayani rakyat. Pemerintah wajib mendekatkan pelayanan pada rakyat," ujar Mahfud, di Kantor KemenPAN RB, Selasa, (28/6).

Selanjutnya, Wakil Presiden (Wapres) KH. Ma'ruf Amin yang menyaksikan langsung penandatanganan Nota Kesepahaman menyampaikan apresiasi. Wapres menyebutkan kehadiran Mal Pelayanan Publik mencerminkan adanya inovasi. Dan itulah sikap keterbukaan pemerintah pada rakyatnya.

"Tujuan kehadiran Mal Pelayanan Publik adalah memberi kemudahan, kecepatan. Keterjangkauan, kemanan dan kenyamanan kepada rakyat dalam mendapatkan pelayanan. Program ini mendekatkan rakyat pada pelayanan. Model pelayanan seperti ini memberi kemudahan yang sama pada rakyat," ujar Kiai Ma'ruf dalam sambutannya.

Berita Terkait : Komisi VI DPR Apresiasi Kinerja Perkebunan Nusantara

Sementara itu, Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani usai menandatangani Nota Kesepahaman, memberi sambutan antusias.

Menurut Benny, upaya mendobrak kegelapan birokrasi telah dilakukan BP2MI. Sehingga sangat relevan kehadiran MPP akan sangat membantu rakyat dalam mengakses pelayanan.

"Alhamdulillah proses penandatanganan Nota Kesepahaman untuk hadirnya MPP telah kita laksanakan. Yang disaksikan Pak Wakil Presiden, KH. Ma'ruf Amin, ini bertanda pemerintah serius mendekatkan pelayanan pada rakyat. Transparansi terus dilakukan, kami BP2MI sangat siap menyambut ini. Karena BP2MI telah running, tinggal kita integrasikan sistemnya saja," tutur Benny, yang juga Waketum DPP Partai Hanura ini.

Berita Terkait : Dukung Ganjar Capres, Srikandi DIY Gelar Panggung Kebudayaan

Untuk diketahui yang hadir dalam kegiatan ini adalah perwakilan Kementerian Dalam Negeri, Jaksa Agung RI, Prof. Dr. H. Sanitiar Burhanuddin, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Menteri Keuangan, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Menteri Agama, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertahanan Nasional.

Selain Kepala BP2MI, Benny Rhamdani hadir pula pihak Badan Narkotika Nasional (BNN), Badan Pengawas Obat dan Makanan, Perpustakaan Nasional, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, PT. PLN (Persero), dan PT. Taspen. ■