Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Bidang Sosial & Kesejahteraan Rakyat DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Yerry Tawalujan menyambut baik rencana Pemerintah membatalkan penghapusan listrik 450 VA dan pengalihan kompor gas ke kompor listrik. Asumsinya, ini adalah bukti bahwa Pemerintah berpihak kepada kepentingan rakyat kecil.
"Sebagai partai yang berpihak pada kepentingan rakyat kecil, Perindo tentu menyambut baik batalnya rencana penghapusan listrik 450 VA, dan pengalihan ke kompor listrik," ujar Yerry, melalui keterangan tertulis kepada RM.id, Jumat (30/9).
Baca juga : Kata Presiden, Listrik 450 VA Nggak Dihapus
Menurutnya, jika rencana penghapusan daya listrik 450 VA tidak dibatalkan, dan pengalihan kompor gas 3 kg ke kompor listrik tetap dilanjutkan, maka akan sangat memberatkan rakyat kecil di tengah kondisi ekonomi yang belum pulih akibat Pandemi Covid-19.
Kalau kebijakan itu tidak dibatalkan, jelas Yerry, maka beban ekonomi yang ditanggung rakyat kecil akan makin berat.
Baca juga : Ini PR Besar Pelatih Anyar Persik Di Pentas Liga 1
Karena, mereka akan membayar listrik lebih mahal akibat penghapusan daya 450 VA, dan harus membeli kompor listrik baru.
"Itu artinya membuang kompor gas lama dan tabung gas 3 kilogram," sebutnya.
Baca juga : KSP: Pemerintah Selalu Pastikan Akses Energi Yang Handal Dan Terjangkau
Penilaiannya, tindakan Pemerintah membatalkan penghapusan daya listrik 450 VA dan pembatalan pengalihan kompor gas 3 kilogram ke kompor listrik ini sudah tepat.
"Jangan sampai terjadi kesan Pemerintah hanya ingin mencari jalan pintas akibat kenaikan harga sumber energi dunia, dan membebankan itu ke rakyat kecil," pungkasnya. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya