Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) PPP Jawa Tengah (Jateng) hari ini diisi dengan pencerahan tentang perkembangan ekonomi syariah di Indonesia oleh Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) sekaligus Menteri BUMN, Erick Thohir.
Di sesi pagi, Rapimwil juga mendengarkan pemaparan dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, terkait pembangunan Jateng selama kepemimpinannya.
Tak ayal, kedatangan Erick Thohir pun menambah antusias 250-an peserta Rapimwil PPP Jateng.
Sejak Erick memasuki ruangan, terdengar suara sahut-menyahut "Erick Thohir Cawapres".
Ada juga yang meneriakkan Erick Thohir capres.
Menanggapi antusiasme jajaran PPP se-Jateng terhadap Erick, Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani mengatakan, hal itu adalah bagian dari proses bottom-up, yang memang dibangun PPP dalam penjaringan bacapres-bacawapres.
Baca juga : KAHMI Muda Indonesia Deklarasikan Erick Thohir Sebagai Cawapres 2024
Menurut Arsul, struktur di bawah dan kader memang diberi ruang untuk menyampaikan aspirasinya, sebelum DPP PPP mengambil keputusan dalam Forum Mukernas PPP di awal 2023.
Arsul mengakui, Erick termasuk sosok yang dilirik oleh struktur dan kader PPP di bawah, untuk menjadi capres atau cawapres yang patut diusulkan PPP.
Karena memang, sosoknya banyak dikenal di PPP. Terutama, sejak jadi Ketua TKN #01 Jokowi - KH Ma'ruf Amin. Dengan PPP sebagai salah satu parpol koalisi pengusungnya.
Baca juga : Rapimwil Jateng, PPP Bakal Bahas Usulan Capres Dari Kader Daerah
Dalam acara bimbingan teknis (bimtek) anggota DPRD Propinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia, Erick juga memberikan materi. Sehingga, sosoknya tambah dikenal.
"Karena itu, tidak mengherankan kalau Erick menjadi favorit di internal PPP," tegas Arsul Sani. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya