Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Sebelumnya
Untuk diketahui, beberapa kali Sandi jarang menghadiri acara Gerindra. Sandi malah lebih hadir di acara PPP. Gara-gara itu, Sandi pun disebut-sebut akan pindah partai ke PPP.
Lalu apa kata pengamat soal peruba-han sikap Sandi? Pengamat politik dari Indikator Politik Indonesia (IPI), Ba wono Kumoro mengatakan, sebagai kader Gerindra, Sandi memang harus ber sikap taat terhadap keputusan partai. Di mana Gerindra telah memutuskan untuk mengusung Prabowo sebagai capres.
Baca juga : Sore Ini, Bali United Hadapi Pemuncak Klasemen
“Sandi kan saat ini dapat menduduki kursi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif saat ini pun juga atas dukungan Gerindra,” jelas Bawono kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Hal senada dikatakan, Direktur Ek-sekutif Trias Politik Strategis, Agung Baskoro. Dia menilai, hubungan Sandi dengan Gerindra baik-baik saja. Tidak ada permasalahan serius. Hanya soal kesalahpahaman Sandi dihubung-hubungkan dengan PPP.
Baca juga : KPK Periksa Istri Dan Anak Lukas Enembe
“Sandi memang taat terhadap partai, karena sejak awal ini hanya miss communication,” tandas Agung.
Sementara, Direktur Eksekutif In-donesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah menyebut kehadiran Sandi tidak menjamin hilangnya isu mantan Ketua Umum HIPMI itu hengkang ke PPP.
Baca juga : Main Di Stranger Things, Ini Kesan Sadie Sink
“Namun sekurangnya Sandi memahami posisi saat ini ia memang masih Gerindra, terlebih dalam kegiatan tersebut tidak saja dihadiri Prabowo melainkan juga elit Gerindra yang bisa menjadi penanda kuat, jika Sandi masih dalam komando Prabowo,” tukas Dedi. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya