Dark/Light Mode

Berkarya Indonesia Dukung Parpol Peserta Pemilu 2024

Jumat, 17 Februari 2023 09:07 WIB
Musyawarah Nasional Ormas Beringin Karya Indonesia (Berkarya Indonesia). (Foto: Istimewa)
Musyawarah Nasional Ormas Beringin Karya Indonesia (Berkarya Indonesia). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ormas Beringin Karya Indonesia (Berkarya Indonesia) memutuskan tetap mengambil peran di Pemilu 2024. Memutuskan keluar dari skuad Partai Berkarya yang gagal lolos verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU), dalam bentuk ormas, bakal mendukung parpol peserta Pemilu.

"Afiliasi politik pada Pemilu 2019 pada Partai Berkarya, namun pada Pemilu 2024 tidak lagi ke Partai Berkarya, tapi pada partai politik peserta Pemilu 2024," ujar Ketua Umum (Ketum) Berkarya Indonesia, Badaruddin Andi Picunang, kepada Rakyat Merdeka, Jumat (17/2).

Pria yang akrab disapa Badar ini menceritakan Ormas Berkarya Indonesia sudah melaksanakan Musyawarah Nasional II di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, 14-16 Februari 2023. Acara itu digelar untuk bersiap menyambut tahun politik.

Badar merincikan, sejumlah keputusan telah dikeluarkan. Termasuk, soal ke mana arah politik menuju Pemilu 2024.

Baca juga : Bhayangkara Vs Persija, The Guardian Tanpa Beban

Meskipun belum memutuskan kepada partai apa ormas ini memberikan dukungan, namun skuad Ormas Berkarya Indonesia bebas berjuang.

"Di antaranya, berperan aktif baik sebagai pemilih, tim sukses capres maupun cawapres, calon anggota legislatif dan calon kepala daerah," sebutnya.

Politisi asal Belopa, Sulawesi Selatan (Sulsel) ini mengungkapkan siapapun bisa bergabung dengan pimpinannya ini. Syaratnya, menyepakati sejumlah aturan main organisasi.

Misalnya, menolak kekerasan, intimidasi, dan intoleransi. Kemudian, organisasi ini akan fokus kepada kegiatan sosial politik, advokasi dan lingkungan.

Baca juga : Maung Bandung Fokus 11 Laga Sisa

"Perlu ditekankan, kita juga menolak wacana penundaan Pemilu 2024," tegasnya.

Eks aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini menyebut, sejumlah kepengurusan pusat medio 2023-2028 juga sudah terbentuk. Yaitu, dengan komposisi Ketum Badaruddin Andi Picunang, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Suptiyanto, Bendahara Umum (Bendum) Edy Pranajaya.

"Didampingi beberapa Wakil Ketua Umum, beberapa Ketua, beberapa Wakil Sekjen dan beberapa Wakil Bendum serta alat kelengkapan berupa sayap dan badan otonom ormas atau perkumpulan," katanya.

Badar berbisik, meskipun barisannya tidak bisa menjadi partai peserta Pemilu 2024, bukan tidak mungkin skuad dan ormasnya saat ini akan menjadi partai politik persiapan Pemilu 2029.

Baca juga : Boy Thohir: Mari Kerja Keras Supaya Indonesia Lebih Tangguh, Jadi Global Player

Artinya, skuadnya tetap berikhtiar untuk berjuang di jalur politik. Ke depan, katanya, pengurus DPP yang terbentuk di Munas Berkarya, segera melengkapi pengurus di 38 provinsi, 514 kabupaten dan kota di tahun ini. Artinya, peran dan jangkauan organisasi ini akan berada di seluruh Indonesia. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.