Dark/Light Mode

Pemerintahan Jokowi Disentil

Banteng Tantang Demokrat Tunjukin 10 Prestasi SBY!

Kamis, 16 Maret 2023 07:55 WIB
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto. (Foto: Dok. PDIP)
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto. (Foto: Dok. PDIP)

RM.id  Rakyat Merdeka - PDI Perjuangan dan Partai Demokrat memanas lagi, usai pidato Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang mengkritik Pemerintahan Jokowi, karena dinilai kurang berpihak kepada wong cilik.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto langsung merespons sentilan AHY. Seakan bukan kelasnya, Hasto justru menyerahkan jawaban ini kepada ketua umum ormas sayap PDI Perjuangan.

“Nanti biar Wanto Ketum Repdem yang menanggapi itu,” tuturnya dingin.

Baca juga : Panen Raya, Jokowi Minta Bulog Serap Sebanyak-banyaknya Gabah Petani

Gayung bersambut, Ketua Umum Organisasi Sayap PDI Perjuangan, Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Wanto Sugito menanggapi keras kritikan Ketua Umum Demokrat itu.

Wanto balik menyindir, Pemerintah sebelumnya tidak pantas dibandingkan dengan pemerintahan Jokowi yang dinilainya benar-benar bekerja untuk rakyat.

“Saya tantang deh sebutkan 10 keberhasilan Pemerintah SBY dan bandingkan dengan angga­ran serta utang yang menumpuk selama pemerintahan SBY,” ungkap Wanto kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Baca juga : LaNyalla Minta Pemerintah Cari Solusi Banjir Yang Rugikan Petani

Ketua DPC PDI Perjuangan Tangerang Selatan ini menegas­kan, Pemerintah Jokowi sudah benar-benar mengalokasikan anggaran untuk orang miskin. Pengalokasiannya juga sudah tepat sasaran.

Dari mulai program kebijakan rumah sakit gratis untuk rakyat melalui BPJS, peningkatan jami­nan kesehatan, dan program kerakyatan lainnga.

Oleh karenanya, kepuasan masyarakat terhadap Pemerintah Jokowi mencapai 76,2 persen seperti yang dirilis Lembaga Survei Indonesia (LSI).

Baca juga : Amankan Lokasi Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Satpol PP Terjunkan 100 Personel

Mantan jurnalis ini mengingatkan, Ketua Umum Partai Demokrat, AHY seharusnya tidak meragukan, apalagi membandingkan komitmen Pemerintah Jokowi untuk wong cilik.

Alumni UIN Jakarta ini membeberkan kegagalan Pemerintah sebelumnya. Banyak rapor merahnya. Dari mulai tingkat kesejahteraan petani, utang per kapita naik dari 531,29 Dolar AS menjadi 1.002,69 Dolar AS pada 2013.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.