Dark/Light Mode

TGB Masuk Bursa Cawapres 2024, Perindo: Kualitasnya Capres

Selasa, 21 Maret 2023 15:52 WIB
Ketua DPP Partai Perindo Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) Yusuf Lakaseng. (Foto: Istimewa)
Ketua DPP Partai Perindo Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) Yusuf Lakaseng. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Harian Nasional DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi digadang-gadang masuk bursa Cawapres 2024.

Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) itu dianggap memenuhi kualitas sebagai pemimpin nasional.

"TGB jangankan Cawapres, jadi Capres sekalipun sangat layak,$ ujar Ketua DPP Partai Perindo Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) Yusuf Lakaseng, kepada RM.id, Selasa (21/3).

Mantan aktivis Partai Rakyat Demokratik (PRD) ini mengamini, Perindo menominasikan TGB sebagai Cawapres jagoan partai. Hal itu, selaras dengan apa yang disampaikan Ketua Umum (Ketum) Hary Tanoesoedibjo beberapa waktu lalu.

TGB, dianggap tokoh yang menyejukkan iklim politik. Namun, semua itu tentu bagaimana koalisi partai menuju Pilpres 2024. Di mana, kumpulan partai politik harus memenuhi Presidential Threshold (Preshold) sebesar 20 persen.

Baca juga : Politisi Banteng Pilih Fokus Hadapi Pileg

Faktanya, Perindo masuk kategori partai nonparlemen dan belum ke koalisi apapun. "Kami nominasikan TGB sebagai Cawapres," semangatnya.

Pria yang akrab disapa dengan akronim YL ini menyebut dari berbagai sisi, TGB memenuhi kualitas sebagai pemimpin nasional. Logika sederhananya, TGB adalah jawaban atas Indonesia yang masyarakatnya religius tetapi masih banyak yang rendah tingkat pendidikan dan kesejahteraannya.

Nah, kondisi minus pendidikan dan kesejahteraan ini, memerlukan sosok seperti TGB untuk membenahinya. Berlatar belakang sebagai seorang ulama, membuat jagoannya itu memiliki keilmuan agama yang mendalam.

Terlebih, selama perjalanan di dunia dakwah, TGB terkenal sebagai penceramah yang tampil dengan narasi menyejukkan dan menyatukan. Di sisi kepemimpinan, TGB telah membuktikan diri tampil baik memimpin pemerintahan sebagai Gubernur NTB.

"Dan berhasil, selama menjadi Gubernur NTB mampu menurunkan angka kemiskinan yang signifikan, karena sukses itulah sampai ada orang yang membuat buku TGB Nomics," tutupnya.

Baca juga : Sail Teluk Cenderawasih 2023, Ajang Kenalkan Budaya Dan Adat Papua

Sebelumnya, Ketum Perindo, Hary Tanoesoedibjo alias HT menyebut figur TGB layak menjadi Cawapres 2024. "TGB ini cocok dijadikan wapres ya. TGB di NTB ini saya tidak ragukan lagi. Dia merupakan Gubernur NTB dua periode dan salah satu tokoh yang berpengaruh," kata HT seusai melantik pengurus DPW Partai Perindo NTB, Sabtu (18/3).

Disinggung siapa Capres jagoan Perindo, HT berkelakar sudah mengantongi namanya dan akan diumumkan saat momentum yang tepat.

"Sudah ada, cuma terlalu pagi kalau mengungkapkannya sekarang. Kita ingin fokus untuk memenangkan Pemilu legislatif dengan menyiapkan calon anggota legislatif," ungkapnya.

Sontak, masuknya TGB di bursa Cawapres 2024 disambut baik Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno.

"Saya kira cukup rasional jika pak Hary Tanoesoedibjo menyebut TGB sebagai salah satu calon Cawapres yang patut diperhitungkan untuk maju di Pilpres 2024," ujar Adi Prayitno, kemarin.

Baca juga : Lestari: Cegah Pernikahan Anak, Perbaiki Kualitas Pendidikan Nasional

Analisanya, nama TGB sudah beredar di bursa Capres 2019, sudah populer dan banyak diperbincangkan publik. Baginya, sangat rasional jika Perindo memasukkan TGB di bursa Pilpres 2024.

"TGB ini merupakan sosok non-Jawa itu penting, karena biasanya preferensi publik soal politik Capres-Cawapres salah satunya akan melihat yang memenuhi kuota Jawa dan non Jawa," pungkasnya. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.