Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Bamsoet Dorong SOKSI Bantu Pulihkan Perekonomian Nasional

Selasa, 18 April 2023 23:22 WIB
Ketua MPR/Wakil Ketua Umum Golkar Bambang Soesatyo (ketiga kiri, depan) menghadiri Iftar dan Silaturahmi Ramadan SOKSI, di Jakarta, Selasa (18/4). (Foto: Istimewa)
Ketua MPR/Wakil Ketua Umum Golkar Bambang Soesatyo (ketiga kiri, depan) menghadiri Iftar dan Silaturahmi Ramadan SOKSI, di Jakarta, Selasa (18/4). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua MPR sekaligus Wakil Ketua Umum Golkar Bambang Soesatyo bersama keluarga besar Organisasi kemasyarakatan Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) di bawah kepemimpinan Ketua Umum Ahmadi Noor Supit dan Plh Ketua Umum Freddy Latumahena menyelenggarakan Iftar dan silaturahmi Ramadan, di Jakarta, Selasa (18/4). Acara digelar untuk mempererat silaturahmi dan spirit juang segenap kader dan anggota SOKSI.

Wakil Ketua Umum SOKSI ini menerangkan, memasuki usia yang ke-63 tahun pada 20 Mei 2023 dan tahun politik 2024 nanti, SOKSI harus bersatu dengan penegakan hukum yang ada. Secara legalitas, SOKSI di bawah kepemimpinan Achmadi Noor Supit sah. Semua pihak yang berseberangan harus dirangkul.

"Dengan demikian, SOKSI yang bersatu dapat terus meningkatkan baktinya kepada Ibu Pertiwi. Khususnya membantu Pemerintah menyikapi berbagai dampak tekanan resesi ekonomi dan perubahan landskap politik dan keamanan global terhadap Indonesia. Dari aspek ekonomi, misalnya, mengingat pentingnya kinerja ekspor untuk menopang pertumbuhan perekonomian nasional, maka SOKSI hadir mendorong diversifikasi negara-negara tujuan ekspor, di samping diversifikasi berbagai produk ekspor," ujar Bamsoet, sapaan akrab Bambang, usai menghadiri Iftar dan Silaturahmi Ramadan SOKSI, di Jakarta, Selasa (18/4).

Baca juga : PKS Resmikan Posko Mudik Gratis Nasional

Turut hadir para pengurus SOKSI antara lain, Plh Ketua Umum Freddy Latumahina, Sekjen Mukhamad Misbakhun, Bendahara Umum Robert Kardinal serta para senior SOKSI mantan Jaksa Agung dan Menkumham Oetoyo Oesman, Thomas Suyatno, dan mantan Menteri Tenaga Kerja Bomer Pasaribu.

Ketua DPR ke-20 ini menjelaskan, dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat dan memperkuat perekonomian nasional, SOKSI memiliki program Gerakan SOKSI Membangun. Salah satu wujud kongkretnya, dengan menyerahkan berbagai bantuan untuk para petani di Bali. Terdiri dari 20.000 bibit unggul, 2 unit perahu, 5 unit motor roda tiga, dan bantuan ekonomi dengan total mencapai Rp 250 juta untuk mendorong peningkatan produktivitas pertanian.

"Melalui Gerakan SOKSI Membangun, para petani manggis Bali juga telah melepas ekspor perdana dua ton buah manggis ke Tiongkok, pada 30 Januari 2021 lalu. Gerakan ini menargetkan, satu kecamatan di setiap daerah bisa melahirkan minimal satu produk unggulan. Baik di bidang pertanian, kerajinan tangan, fashion, dan lain sebagainya, yang bisa menjadi kekuatan ekonomi Indonesia," jelas Bamsoet.

Baca juga : Aerputh Dorong Pertumbuhan Solopreneur

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini menerangkan, SOKSI juga memiliki program SOKSI-Z untuk merangkul Generasi Z. Khususnya dari usia muda yang sedang menempuh pendidikan di SMA hingga perguruan tinggi, untuk aktif berorganisasi. Sehingga menambah pengalaman mereka dalam bersosialisasi di berbagai kegiatan kemasyarakatan. Sekaligus mempersiapkan diri menyambut tongkat estafet kepemimpinan bangsa.

SOKSI juga bekerja sama dengan perusahaan asuransi BRI Life, dalam menyediakan Kartu Tanda Anggota (KTA) SOKSI berasuransi. Menjadikan.SOKSI sebagai pelopor organisasi kemasyarakatan yang membantu masyarakat mendapatkan asuransi kesehatan dan perlindungan jiwa.

"Sekaligus bukti bahwa SOKSI mengedepankan terobosan dan inovasi dalam mengembangkan organisasi. Premi asuransinya sangat murah, Rp 50 ribu setahun, namun manfaatnya sangat besar. Antara lain santunan meninggal akibat kecelakaan mencapai Rp 19,5 juta, santunan meninggal karena sebab lainnya Rp 2,5 juta, santunan cacat tetap Rp 5 juta, tunjangan rawat inap Rp 100 ribu per hari dengan total 90 hari per tahun," pungkas Bamsoet.■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.