Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Hasil survei Indikator Politik Indonesia (PPI) menyatakan PPP, Perindo, dan PSI tak lolos ke Parlemen. Berdasarkan hasil survei itu elektabilitas ketiga partai politik berada di bawah ambang batas Parlemen (parliamentary threshold) yakni sebesar empat persen.
Ketua DPP PPP Saifullah Tamliha mengatakan akan mempelajari hasil survei yang dikeluarkan Indikator. PPP akan lebih intensif menggerakkan mesin partai agar lolos Senayan.
Baca juga : Survei Indikator: Ganjar Pranowo Dominasi Citra Positif
"Survei tersebut tentunya menjadi introspeksi diri bagi PPP dan referensi untuk partai," kata Tamliha saat dihubungi RM.id, Selasa (3/10).
Menurut anggota Komisi VIII DPR tersebut, dirinya meyakini PPP bisa melewati ambang batas Parlemen empat persen.
Baca juga : Survei Indikator di Jatim, Ganjar Unggul 10,1 Persen dari Prabowo
"Sehingga PPP bisa mengantisipasinya agar pada survei mendatang menjadi lebih baik hasilnya," jelas Tamliha.
Adapun dari hasil survei terbaru Indikator kategori partai papan bawah, ada PPP yang menduduki posisi kesembilan dengan 2,4 persen.
Baca juga : Survei Indikator: Elektabilitas Ganjar Teratas Kalahkan Prabowo Dan Anies
Lalu disusul Perindo dengan 1,9 persen dan PSI dengan 0,8 persen. Menyusul Partai Hanura dan Partai Garuda sama-sama meraih 0,3 persen, Partai Gelora 0,2 persen, PBB dan Partai Buruh meraih 0,1 persen. Kemudian Partai Ummat dan PKN berada di posisi paling buncit dengan 0 persen.
Survei Indikator Politik melibatkan 1.200 responden di seluruh provinsi Indonesia. Namun, survei ini melakukan over-sampel di 10 Provinsi yakni Sumatera Utara. DKI Jakarta. Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Banten masing-masing menjadi 400 responden.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya