Dark/Light Mode

Gus Yahya Vs Cak Imin, Tiap Hari Saling Serang

Senin, 5 Agustus 2024 08:00 WIB
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya). (Foto: Istimewa)
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya). (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
PBNU Tuding Imin Kerahkan Massa

Di tengah panasnya hubungan antara Imin vs Gus Yahya, kantor PBNU malah digeruduk masa. Sekelompok orang yang mengatasnamakan Aliansi Santri Gus Dur, demo di depan markas PBNU, di Jakarta, Jumat (2/8/2204). Mereka menuntut Gus Yahya dan Gus Ipul mundur dari jabatannya di PBNU.

Massa menuding Gus Yahya telah berpolitik praktis dengan membentuk tim untuk mencampuri urusan orang lain.

Baca juga : Indonesia Berjuang Lebih Keras Di Konferensi COP29

“Itu offside, pelanggaran secara aktual, harus kami ingatkan,” ujarnya.

Merespons aksi ini, Wakil Sekjen PBNU Suleman Tanjung meyakini bahwa massa aksi dimobilisasi PKB. “Kami mendapatkan banyak bukti. Mereka ini memang digerakkan untuk menyerang PBNU,” kata Suleman, Minggu (4/8/2024).

Ia menyebutkan, salah satu bukti yang mereka dapatkan adalah massa yang melakukan unjuk rasa datang dari arah Jalan Raden Saleh atau dari Kantor DPP PKB.

Baca juga : Gerindra Siap Jaga Kemenangan Pemilu

Selain itu, dari hasil penelusuran PBNU, Solihin merupakan pengurus DPW PKB Jawa Barat dan mantan ketua DPC PKB Kabupaten Indramayu.

“PCNU Indramayu juga telah mengonfirmasi bahwa massa ini digerakkan oleh beberapa orang PKB dari Indramayu,” pungkas Suleman.

Pengamat politik Dedi Kurnia Syah menilai, hubungan Imin dan Yahya sudah benar-benar bubar. Keduanya bakal kesulitan mencari persamaan pandangan demi mewujudkan perdamaian.

Baca juga : NasDem Cuma Punya 4 Kursi Di Kota Bogor

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Senin, 5 Agustus 2024 dengan judul Gus Yahya Vs Cak Imin, Tiap Hari Saling Serang

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.