Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sebelumnya
Di kesempatan sama, Juru Bicara PKS Muhammad Kholid mengaku partainya mulai mengambil ancang-ancang opsi kedua untuk bekerja sama dengan KIM. “Kami sedang mengkaji, membahas opsi alternatif ketika pasangan AMAN (Anies-Sohibul Iman) ini tidak bisa berlayar, karena kekurangan kursi. Oleh karena itu, DPP PKS membahas, mengkaji, opsi alternatif ketika opsi pertama ini tidak berjalan,” cetus Kholid.
PKB, bahkan telah menyatakan dukungannya kepada pemerintahan Prabowo-Gibran Rakabuming. Hal ini bisa menjadi pemicu PKB juga bakal mendukung KIM yang di Pilpres 2024 lalu mendukung Prabowo-Gibran. “Baru pertimbangan-pertimbangan (gabung KIM), masih dicermati sampai nanti finalnya. Kita tunggu saja,” tandas Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid, Jumat (9/8/2024).
Senada, Ketua DPP NasDem Irma Suryani Chaniago menuturkan, politik itu dinamis. Meski sudah mengeluarkan sikap mendukung Anies, tapi partainya belum tentu mendaftarkan ke KPU.
Baca juga : Firman Soebagyo: Semua Biaya Yang Timbul Dibebankan Ke Pembeli
“Sampai hari ini, yang keluar baru rekomendasi untuk semua calon kepala daerah. Namun, kami belum mengeluarkan formulir B2-KWK (belum didaftarkan ke KPU). Artinya, masih dinamis,” ucap Irma.
Merespons dinamika politik Pilgub Jakarta, Anies buka suara. Melalui pesan suara yang disampaikan kepada Ketua DPW PKS DKI Jakarta, Khoirudin, Anies mengaku kaget dengan klausul mencari koalisi dalam waktu 40 hari.
“Saya kaget aja mendengar jubir-jubir PKS di media mengatakan tenggat waktu 40 hari. Lalu deadline 4 Agustus sebagai cari partai lain,” ucap Anies, dalam pesan suara yang beredar di media sosial, Minggu (11/8/2024).
Baca juga : Agus Sujatno: Kembalikan Dana Yang Terkumpul Untuk Edukasi
“Mengapa kaget? Karena memang nggak pernah dibahas, ya. Setahu saya tidak pernah ada deadline soal SK dari partai lain,” sambung Anies.
Terpisah, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengaku, PKS, PKB dan NasDem merespons positif ketika pihaknya mengajukan Ridwan Kamil sebagai Cagub di Pilgub Jakarta.
“Kita sudah sepakat bahwa wakilnya itu akan dibicarakan secara musyawarah mufakat dari partai politik yang nanti akan gabung sebagai pengusung Pak Ridwan Kamil. Jadi ditunggu saja,” pungkas Doli, di Jakarta, Minggu (11/8/2024).
Baca juga : Gencarkan Penggunaan Produk Dalam Negeri
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Senin, 12 Agustus 2024 dengan judul PKS, NasDem, PKB Masuk KIM, Zul: Berpolitik Jangan Baperan
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya