Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
RM.id Rakyat Merdeka - Hari ini, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok resmi ditunjuk sebagai Komisaris Utama (Komut) Pertamina. Posisinya di PDIP, masih jadi pertanyaan. Apakah akan dilepas, atau tetap jadi kader partai banteng moncong putih itu?
Ditanya soal itu, Ahok belum bisa menjawab tegas. Dia hanya menyatakan akan mengikuti aturan yang ada. "Kita ikuti aturan saja," ujar Ahok di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (25/11).
Baca juga : Pelototi Kinerja Pertamina, Ahok Minta Dukungan Informasi Dari Masyarakat
Bila aturannya memang mengharuskan dirinya mundur dari partai ketika diangkat menjadi komisaris di Pertamina, maka dia siap mengikuti aturan tersebut. "Saya nggak tahu. Kalau aturannya (harus mundur dari partai) kita ikuti aturan pasti ya," imbuh eks bupati Belitung Timur ini.
Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan, siapapun yang ditunjuk menjadi komisaris utama di perusahaan negara harus mundur dari partai politik. Tentu termasuk Ahok.
Baca juga : Ahok Sanggup Capai Target Kurangi Impor Minyak Kita?
"Semua komisaris di BUMN, apalagi direksi harus mundur dari partai," tegas Erick di Kompleks Istana, Jakarta Pusat, Jumat (22/11).
Dengan begitu, independensi direksi dan komisaris terjaga. Mereka akan bersih dari kepentingan politik. Erick juga memastikan, Ahok sudah setuju untuk mundur dari PDIP. "Iya dong (Ahok setuju). Semua nama yang diajak bicara, kita kasih tahu dari awal," tutur Erick. [OKT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya