Dark/Light Mode

Kadang Sepakat, Kadang Tidak

Jokowi Senang Paloh Dukung Prabowo-Gibran

Senin, 26 Agustus 2024 08:20 WIB
Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menghadiri pembukaan Kongres III Partai NasDem, di Jakarta Convention Center, Minggu (25/8/2024). (Foto: Dwi Pambudo/RM)
Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menghadiri pembukaan Kongres III Partai NasDem, di Jakarta Convention Center, Minggu (25/8/2024). (Foto: Dwi Pambudo/RM)

 Sebelumnya 
Meskipun sangat dekat, Kepala Negara tak menampik, hubungannya dengan Paloh selalu tidak mulus. Kadang, dirinya dan Paloh juga suka berbeda pendapat. Misalnya, di Pilpres 2024 lalu. NasDem bersama PKS dan PKB memilih Koalisi Perubahan dengan mengusung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.

“Berbeda dalam politik, itu hal biasa. Karena hubungan saya dengan Bang Surya sangat natural, alami, nyata, dan apa adanya,” ucap Jokowi.

Jokowi menegaskan, dalam perbedaan, dirinya tetap bisa menemukan kecocokan. Misalnya, hari ini salaman, seminggu kemudian berbeda. “Nggak apa-apa. Kami punya cita-cita yang sama menggapai Indonesia Emas 2045. Tapi perihal bagaimana mencapainya memang kadang-kadang memiliki jalan yang berbeda,” urai Jokowi.

Baca juga : Jadi Cagub Jakarta, Anies Nunggu Dipanggil Mega

Ia juga menjelaskan tentang keberlanjutan dalam menggapai cita-cita bersama. Menurutnya, keberlanjutan adalah kesamaan arah untuk menggapai tujuan bersama.

Jokowi juga menyebut, setiap pemimpin memiliki gaya yang berbeda, tetapi tujuannya tetap sama. “Saya senang mendengar Pak Surya Paloh yang menyatakan akan mendukung penuh pemerintahan ke depan di bawah kepemimpinan Bapak Prabowo Subianto,” pujinya.

Ia menghargai jiwa besar Paloh dan NasDem. Meski tidak ikut mencalonkan Prabowo-Gibran, tapi tetap mendukung dan mengawal keberlanjutan pemerintahan dan pembangunan.

Baca juga : Imin Diback Up Ma’ruf Dan Kiai Said

Sebelumnya, saat memberikan sambutan, Paloh berterima kasih kepada Jokowi. Kata Paloh, selama 10 tahun ini, NasDem telah diberikan pembelajaran politik oleh Jokowi. “Dari pembelajaran ini, saya bisa memahami hidup memang bukan hanya bermodalkan niat baik semata,” akunya.

Diakui Paloh, niat baik memang sudah semestinya dilakukan. Namun, juga harus diikuti dengan strategi yang tepat.

Ia lantas menyinggung Ketua Umum Partai Golkar yang baru, Bahlil Lahadalia. “Begitu niat baik saja, strategi tidak tepat, nah, Bung Bahlil itu bisa menjawabnya sebagai adik saya,” seloroh Surya.

Baca juga : KIM Bebaskan Parpol Usung Jagoan Pilkada

Politisi kelahiran Banda Aceh 73 tahun silam ini menegaskan bahwa Jokowi tetap sahabat NasDem. Ia berharap masa bakti Jokowi tetap dijaga untuk kepentingan dan bangsa.

Paloh juga menyampaikan pantun kepada Jokowi. “Pulau Pandan jauh di tengah, di balik Pulau si angsa dua. Hancurlah badan dikandung tanah, budi yang baik dikenang jua,” cetusnya.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Senin, 26 Agustus 2024 dengan judul Kadang Sepakat, Kadang Tidak, Jokowi Senang Paloh Dukung Prabowo-Gibran

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.