Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Gelar Rapimnas Perdana
Gemira Siap Kawal Prabowo Dan Menangkan Cakada Gerindra
Sabtu, 21 September 2024 18:14 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum Gerakan Muslim Indonesia Raya (Gemira) KH. Moch Irfan Yusuf Hakim menggaransi mendukung kinerja Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Hal itu, ditegaskannya saat membuka Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Gemira, di Hotel Bidakara, Jakarta, Sabtu (21/9/2024).
"Tentu kita sebagai bagian dari Partai Gerindra akan berupaya keras bagaimana kita bisa dukung segala kebijaksanaan beliau sebagai Presiden," kata pria yang akrab disapa Gus Irfan ini.
Gus Irfan mengungkapkan rasa syukurnya menggelar Rapimnas perdana di tengah kondisi suksesi Gerindra di Pemilu 2024. Mulai dari kemenangan partai yang finish di urutan ketiga, hingga kemenangan Prabowo Subianto di Pilpres 2024.
Baca juga : Prabowo Diberi Kebebasan Menentukan Jumlah Menteri
Meski begitu, Gus Irfan mengimbau kepada skuadnya untuk tidak terlena dengan kemenangan tersebut. Justru, itu menjadi tantangan terutama bagi Gemira untuk menjadikan Indonesia sebagai negeri yang makmur, sejahtera, dan berkeadilan.
Diungkapkannya, tidak sedikit skuad Gemira yang sukses menjadi legislator di DPR-RI, DPRD Provinsi, hingga Kabupaten dan Kota. Melalui Rapimnas ini, Gemira turut fokus memenangkan jagoan Gerindra di Pilkada Serentak 2024.
"Itu sebagian wasilah dalam rangka mencapai Indonesia yang sejahtera seperti yang dicita-citakan para pendiri bangsa," katanya.
Dia menganalogikan, tugas utama Gemira bukan hanya memenangkan kontestasi pesta demokrasi. Justru, ini menjadi awal dari kerja keras membangun bangsa.
Baca juga : UNY Gelar Stadium General, Bahas Pentingnya Pendidikan Vokasi Di Indonesia
"Mudah-mudahan kita mampu dan sanggup jaga amanah itu, terakhir saya tekankan kepada teman-teman apa yang pernah ditulis al mawardi bahwa politik dan agama harus selalu bersanding," katanya.
Menurutnya, jika politik dibarengi agama maka akan indah. Logikanya, jika politik dibarengi dengan agama maka para politisi di Indonesia akan terpandu oleh agama. Sehingga, tidak ada lagi cerita para politisi ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sementara, jika agama dibarengi dengan politik akan kuat. Contohnya, ketika alumni santri Tebu Ireng ditugaskan membina lokalisasi di Doli, Surabaya, diimbangi dengan kebijakan Wali Kota bisa meminimalisir prostitusi.
"Demikian beberapa daerah yang kesulitan dengan judi, miras, semua agak sulit diselesaikan para dai kita, para ulama, tapi bisa selesai dengan keputusan politik. Karena itu apa yang disampaikan benar bahwa agama akan kuat jika dengan dibarengi politik," sebutnya.
Baca juga : Dave: Golkar Dan Kosgoro 1957 Siap Kawal Prabowo-Gibran
Senada, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gemira, Sudarto mengungkapkan, Rapimnas I ini adalah momentum yang sangat tepat dilakukan. Pasalnya, ini dilakukan di tengah suksesi partai di pesta demokrasi.
Pun, dia berterima kasih kepada skuadnya untuk memenangkan Pemilu 2024. "Ada andil besar kader Gemira se-Indonesia. Saya merasa bangga dan tersanjung," kata Sudarto.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya